// <![CDATA[PEMODELAN DAN SIMULASI PENCAIRAN GAS ALAM DENGAN MENGGUNAKAN PERSAMAAN KEADAAN PENG ROBINSON YANG TERMODIFIKASI DENGAN PENENTUAN TETAPAN KESETIMBANGAN BERDASARKAN KORELASI WILSON]]> 0431105501 - Marthen Luther Doko, Ir., M.T Dosen Pembimbing 1 0417057301 - Dr. Dyah Setyo Pertiwi, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 Ahmad Maskur / 14-2012-030 Penulis Amalia Augusti / 14-2012-036 Penulis
Gas alam adalah campuran dari gas hidrokarbon yang bercampur dengan senyawa nonhidrokarbon. Gas alam dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar, salah satunya dengan mencairkan gas alam. Pencairan gas alam bertujuan untuk memudahkan pengangkutan dan mendapatkan kapasitas penyimpanan gas alam yang lebih banyak. Pemodelan dan simulasi pencairan gas alam dilakukan untuk mengetahui pengaruh komposisi gas alam dari empat sumber yang berbeda terhadap kondisi proses pada kondisi steady state. Penelitian ini menggunakan persamaan keadaan Peng Robinson yang Termosifikasi untuk mengitung parameter termodinamika. Gas alam yang akan dicairkan melewati beberapa tahap seperti kompresi di kompresor yang kemudian didinginkan di intercooler, dan heat exchanger serta dilewatkan ke throttling valve lalu dilewatkan kedalam flash drum agar terbentuk cairan. Suhu dan tekanan umpan ditentukan sebesar 280 K dan 1 atm, kompresi terdiri dari tiga tahap dengan tekanan keluar 3, 9, dan 27 atm, pendinginan pada intercooler menggunakan chilled water sedangkan pada heat exchanger menggunakan refrijeran, proses throttling menurunkan tekanan hingga 1 atm, dan kesetimbangan fasa gas-cair LNG pada flash drum menggunakan pendekatan tetapan kesetimbangan Korelasi Wilson. Nilai komposisi gas alam yang diinput adalah komposisi setelah normalisasi, yaitu telah dipisahkan pengotor dan hidrokarbon beratnya. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sumber gas alam dengan kemurnian mendekati 94% akan memerlukan daya kompresor yang lebih kecil, kebutuhan chilled water dan refrijeran yang lebih sedikit. Suhu flash drum harus di set antara 112 – 113 K untuk mendapatkan kemurnian LNG yang tinggi. Control valve dipasang pada jarak 8 meter dari sumbu awal pipa untuk pengendalian tekanan sepanjang pipa. Kata Kunci : Gas Alam, Peng Robinson yang Termodifikasi, Korelasi Wilson.