<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="15282">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI PADUAN AMORF (METALUC GLASS) SENYAWA ANTAR LOGAM Ni-Zr-Al]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Meilinda Nurbanasari, Ir., MT., Ph.D.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Djoko Hadi Prajitno, Ir., MSME</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IRWIN PINAYUNGAN / 12- 2002 - 065</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Mesin]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2004]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Senyawa antar logam Ni-Zr-Al termasuk sebagai salah satu paduan
pembentuk metallic glass dengan sifat mampu bentuk glass yang baik.
Keunggulan sifat metallic glass diperoleh dati struktur disorder yang dimilikinya, dimana perubahan dari order menjadi disorder dapat diperoleh dengan jalan memaksa sistem ini untuk membentuk fasa metastable melalui berbagai teknik produksi.
Zirkonium dikenal sebagai suatu unsur yang dapat meningkatkan
pembentukan fasa amorf, tetapi bukan dalarn keadaan mumi. Disini pembentukan metallic glass akan lebih efektif apahila dipadnkan dengan unsur-unsur logam lainnya dengan pemberian komposisi yang sesuai, salah satunya menambahkan unsur AI dan Ni serta pemberian perlakuan panas yang diikuti pendinginan melalui rapid solidification. Pembekuan dari material ini berlangsung cepat agar pengintian dan pertumbuhan fasa kristal dapat dicegah.
Paduan amorf Ni-Zr-Al penggunaannya telah dipakai dalam dunia
industri, khususnya sebagai bahan pelapis pelindung alat-alat perkakas. Material tersebut selain memiliki sifat mekanik yang baik, juga memiliki kualitas ketahanan korosi yang baik.
Variabel yang dilibatlcan dalam penelitian ini adalah temperatur
pemanasan, berat paduan, komposisi kirnia, waktu penahanan dan laju
pendinginan. Pernbuatan material Ni-Zr-Al dilakukan dengan metoda peleburan. Pembuatan material ini, selain bertujuan untuk mengetahui cara pembuatannya juga untuk mengetahui karakteristik sena struktur mikronya.
Dari penelitian yang telah dilakukan hasilnya menunjukkan bahwa
struktur mikro paduan amorf ini terdiri dari ·matriks dan pulau dimana pada matriks ini terdapat senyawa dengan komposisi yang terdiri dari paduan utama sedangkan di dalam pulau ini senyawa yang terbentuk mengandung unsur-unsur impurity. Dari hasil pengujian kekerasan menunjukkan bahwa paduan Ni-Zr-Al pada semua komposisi ini memiliki kekerasan yang jauh lebih tinggi dibandingkan paduan Zr-Al. Pada paduan Ni-Zr-Al dengan turunnya kandungan AI pada Zr yang konstan akan cenderung menurunkan harga kekerasannya. Besarnya nilai dari temperatur transisi glass yang timbul pada setiap sarnpel dapat dilihat melalui perubahan sifat fisik yang terjadi pada grafik basil uji DTA</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[paduan amorf]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[zirkonium]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Ni-Zr-Al]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[metallic glass]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[407MS/04]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[407MS/04]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[407MS/04]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15541" url="" path="/122002065_407MS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI PADUAN AMORF (METALUC GLASS) SENYAWA ANTAR LOGAM Ni-Zr-Al]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[15282]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-25 08:48:36]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-25 08:48:56]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>