// <![CDATA[STUDI PENAMBAHAN MgO SAMP AI 2°/o MOL TERHADAP STRtJKTUR MIKRO DAN SIFAT MEKANIK KERAMIK KOMPOSIT Ah03 - Zr02]]> Meilinda Nurbanasari, Ir., MT., Ph.D. Dosen Pembimbing 1 EMANUEL GULO / 12-1997-112 Penulis
Pada saat ini, salah satu bahan teknik yang makin luas penggunaannya adalah keramik, meskipun telah dikenal sejak lama. Perkembangan ilmu bahan dibidang keramik memungkinkan penggunaaan keramik diberbagai bidang industri, misalnya bahan cutting tool ( alat potong) pada perkakas potong dan sebagai die ( cetakan). Alumina adalah salah satu keramik yang dapat digunakan untuk kedua perkakas tersebut karena alumina memiliki sifat kekerasan yang tinggi tetapi ketangguhan retaknya rendah. Untuk meningkatkan ketangguhan retaknya, alumina perlu dicampur dengan keramik lain misalnya Zirkonia (Zr02) hingga membentuk komposit dan dengan penambahan aditif tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik keramik alumina-zirkonia dengan penambahan aditif MgO khususnya struktur mikro dan sifat mekanik keramik Ah03-Zr02. Penelitian ini dilakukan dengan menyinter pelet Ah03-Zr02 yang ditambahi MgO sebanyak 0 sampai 2% mol pada suhu 1500°C didalam atmosfir udara selama 2 jam, kemudian mengukur densitas pelet, mengukur kekerasan dan ketangguhan retak dan menganalisis pelet sinter dengan menggunakan mikroskop optik, mikroskop electron (SEM, Scanning Electron Micros cop), dan difraksi sinar-x (XRD, X-Ray Difraction). Hasil pengukuran densitas memperlihatkan data bahwa penyinteran pada suhu 1500° C dapat menghasilkan pelet keramik komposit AhOJ - Zr02 dengan densitas yang tinggi dan menunjukkan peningkatan densitas pelet sinter dengan penambahan aditif MgO. Sementara itu, hasil analisis difraksi sinar-x memperlihatkan bahwa didalam pelet sinter Ah03-Zr02 terdapat fase kedua MgAh04 dan dari hasil analisis metalografi memperlihatkan bahwa ukuran butir pelet sinter Ah03-Zr02 bertambah besar dengan makin besarnya konsentrasi MgO yang ditambahkan. Hasil uji kekerasan dan ketangguhan retak menunjukkan adanya kenaikan kekerasan pada penambahan aditif MgO sebesar 0,5% mol dan adanya kenaikan ketangguhan retak dengan bertambahnya aditif MgO.