// <![CDATA[PROSES GRAIN REFINING DENGAN METODE PENAMBAHAN NaCI PADA PROSES PENGECORAN ALUMUNIUM PADUAN]]> Yusril Irwan, Ir., M.T. Penulis Dipl.Ing. WIWIK PURWADI, MT. Dosen Pembimbing 2 Lucky Agustian AI-Balad / 12-2000-029 Penulis
Proses pengecoran logam merupakan serangkaian kegiatan dalam memperoleh suatu produk. Pada saat ini sebagian produk banyak menggunakan bahan alumunium, hal ini dikarenakan alumunium memiliki sifat yang ringan, ulet, dan tidak memiliki temperatur transisi juga tahan terhadap korosi. Alumunium cair sangat mudah bereaksi dengan udara dan uap air., tepatnya dalam proses pengecoran Alumunium akan menimbulkan masalah mengenai cacat. Masalah-masalah yang tirnbul berupa cacat. Untuk mengatasi masalah yang tirnbul berupa cacat tersebut dapat dilakukan proses lanjutan bahkan proses awal dari proses pengecoran seperti proses Treatmen Degassing dan Treatment Grain Refining. Bahan-bahan untuk proses Degassing adalah Ar, N2, Cl, dan dilakukan Vakum sebelum proses pengecoran. Bahan-bahan untuk proses Grain Refining adalah Na, Sr Sb. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa akan mengurangi cacat porositas, sehingga menghasilkan bentuk butir yang halus, serta meningkatkan sifat mekanik dari alumunium coran tersebut.