// <![CDATA[APLIKASI ROTOR SAVONIUS DUA TINGKAT PADA SISTEM HIBRID ENERGI ANGIN-SURYA]]> Tri Sigit Purwanto, ST., MT Dosen Pembimbing 2 Dani Rusriawan, ST.,MT.,Ph.D Dosen Pembimbing 1 M. Pramuda N. S / 12-2000-093 Penulis
Dalam beberapa dekade terakhir, konsumsi akan sumber energi fosil semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Akibat eksploitasi yang berlebihan, sumber energi tersebut diperkirakan akan habis. Diversifikasi energy (penganekaragaman energi) menjadi langkah alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Pemanfaatan energi angin-surya sebagai energi yang tak terbatas mulai dikembangkan di negara-negara maju dan berkembang. Pada penelitian ini akan dikaji tentang aplikasi SKEA pada sistem hybrid energi angin-surya. SKEA yang digunakan adalah tipe rotor savonius dua tingkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh karakteristik dari SKEA yang digunakan pada sistem hibrid dengan kondisi kecepatan angin yang bervariasi antara 4,5 mls sampai 7,5 m/s. Selain itu akan akan dikaji pula kemampuan SKEA dalam mengisi baterai dengan kapasitas 12 V 35 Ah, yang selanjutnya akan digunakan sebagai sumber energi penerangan. Pada rotor savonius digunakan bahan aluminium. Rotor savonius ini memiliki overlap 0,25 dengan aspek rasio 1,03. Untuk generator menggunakan magnet permanen motor servo DC tanpa brush yang biasa digunakan pada penggerak pita kaset video betamax. Dalam pengujian, kecepatan angin divariasikan dengan mengunakan blower sentrifugal. Dari pengujian yang telah dilakukan, SKEA dapat menghasilkan daya sebesar 23,80 Watt dan daya generator sebesar 0,11 Watt pada kecepatan angina 7,5 m/s.