ANALISIS KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KAB. LEMBANG (Studi Kasus di PT
Produksi dan penawaran (supply) susu sapi masih banyak dilakukan oleh peternak tradisional di wilayah Kab. Lembang, dimana kapasitas poduksi susu sapi per hari adalah 90 liter/hari dengan rata-rata 3 ekor sapi perah yang dimiliki oleh petemak. Demand susu yang makin meningkat membuat terbukanya peluang untuk memenuhi permintaan akan susu sapi. Dengan demikian menjadikan prospek pendirian usaha petemakan sapi perah di Kab. Lembang merupakan salah satu altematif pilihan dalam berwirausaha.
Sebelum dilakukan pembangunan usaha petemakan sapi perah di Kab. Lembang, maka perlu dilakukan suatu pengkajian mengenai kelayakan dari rencana pembangunan usaha ini. Pengkajian tersebut berupa analisis kelayakan yang merupakan upaya untuk memberikan gambaran mengenai sumber daya yang dibutuhkan dan tingkat investasi yang akan dikeluarkan agar dapat memberikan manfaat dan keuntungan sesuai dengan yang diharapkan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2006).ANALISIS KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KAB. LEMBANG (Studi Kasus di PT ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.ANALISIS KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KAB. LEMBANG (Studi Kasus di PT ().Teknik Industri:FTI,2006.Text
MLA Style
.ANALISIS KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KAB. LEMBANG (Studi Kasus di PT ().Teknik Industri:FTI,2006.Text
Turabian Style
.ANALISIS KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KAB. LEMBANG (Studi Kasus di PT ().Teknik Industri:FTI,2006.Text