// <![CDATA[ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN USAHA INSTALASI LAUNDRY RSUD R.SYAMSUDIN, SH SUKABUMI MENJADI UNIT USAHA MANDIRI]]> Ir. Alex Saleh, M.T Dosen Pembimbing 1 0405097701 - Dwi Kurniawan S.T, M.T. Dosen Pembimbing 2 RESTI MERIZA/13-2001-006 Penulis
RSUD R.Syamsudin, SH berencana untuk mendirikan suatu unit usaha mandiri yang dapat memberikan keuntungan. Pada saat ini, jasa laundry menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan di Sukabumi. Pengguna jasa laundry yang semakin meningkat saat ini, tidak diimbangi oleh kemampuan pelayanan dari jasa laundry yang ada, sehingga masih banyak permintaan pasar yang belum terpenuhi. Pihak rumah sakit sebagai investor ingin memanfaatkan peluang pasar tersebut untuk mengembangkan instalasi laundrynya menjadi unit usaha mandiri dengan menerima pencucian dari luar. Oleh karena itu, pihak rumah sakit memutuskan untuk membeli mesin cuci baru. Sebelum mengembangkan usaha instalasi laundry, pihak rumah sakit ingin mengetahui kelayakan dari pengembangan usaha tersebut ditinjau dari aspek pasar, aspek teknis, aspek manajemen, aspek lingkungan dan aspek finansial. Data yang dikumpulkan untuk melakukan analisis aspek pasar yaitu data jumlah keluarga di kota Sukabumi, data peminat laundry, rata-rata cucian per hari dan supply perusahaan laundry di kota Sukabumi. Setelah mengumpulkan data, lalu data tersebut diolah, sehingga didapatkan besarnya pasar peluang pengguna laundry di kota Sukabumi, lalu menentukan kondisi persaingan, hambatan masuk, dan juga strategi bersaing. Pengumpulan data teknis meliputi tata letak fasilitas. kapasitas mesin. tenaga kerja, sumber daya listrik, dan bahan penunjang yang digunakan laundry RSUD R.Syamsudin, SH pada saat ini. Pada aspek manajemen, keberadaan struktur organisasi merupakan hal yang sangat penting, karena dengan struktur organisasi, pengelolaan akan berjalan dengan baik sesuai dengan jalur instruksi yang telah ditentukan dan sesuai dengan mekanisme organisasi. Analisis lingkungan ini di lakukan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan den danya rencana pengembangan usaha laundry baik positif maupun negatif, serta cara pen an untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan. Analisis aspek finansial an analisis untuk memperkirakan perkiraan biaya pengembangan usaha dan juga aliran perusahaan. sehingga dari analisis tersebut dapat diketahui kelayakan pengembangan usaha. Pada analisis aspek pasar diperoleh demand Laundry yang belum terpenuhi, dan rata-rata peluang pasar tahun 2006-2010 yaitu sebesar 7.590.9 18 kg/tahun. Pada anal isis aspek teknis, diperoleh lokasi usaha yang ideal, kebutuhan kapasitas mesin berdasarkan target pasar terpenuhi, dan adanya peralatan dan fasilitas pendukung. Pada analisis aspek manajemen, diperoleh struktur organisasi yang digunakan, deskripsi jabatan yang akan dilakukan serta tersedianya SDM untuk strukturorganisasi tersebut. Pada analisis aspek lingkungan, dampak negatif yang ditimbulkan dapat diatasi dengan cara menggunakan detergen berpredikat hijau dan menyalurkan limbah detergen ke pengolahan limbah rumah sakit. Pada analisis aspek finansial, diperolehpaybackperiod sebesar 0,8 tahun, net present value sebesar Rp 2.781.019.957,55 dan interest rate of return sebesar 130%. Analisis ke lima aspek tersebut telah memenuhi kriteria kelayakan pengembangan usaha. Maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan usaha instalasi laundry layak untuk dilaksanakan dilihat dari aspek pasar, aspek teknis, aspek manajemen, aspek lingkungan dan aspek finansial