// <![CDATA[PEMODELAN DAN SIMULASI DISTILASI MULTIKOMPONEN MENGGUNAKAN METODA NAPHTALI-SANDHOLM DENGAN KOREKSI SIMULTAN BROYDEN]]> Marthen Luther Doko, Ir., MT Dosen Pembimbing 1 HASUDUNGAN HALOMOAN / 1495043 Penulis
Distilasi merupakan suatu proses pemisahan campuran cair-cair yang didasarkan pada titik didih komponen untuk menghasilkan produk yang Iebih murni.Proses distilasi sering digunakan dalam industri kimia, khususnya industry minyak bumi dan pencairan gas alam yang memerlukan pemisahan komponen banyak sehingga digunakan distilasi multikomponen. Salah satu metode untuk menentukan distribusi komponen dalam kolom distilasi adalah dengan menggunakan metode Naphtali Sandholm. Metoda ini didasarkan atas konsep neraca massa dan neraca energi, yang diselesaikan menggunakan matriks tridiagonal yang penyelesaiannya menggunakan koreksi simultan Broyden. Penyelesaian beberapa permasalahan dalam disain kolom distilasi multikomponen dapat diselesaikan mengikuti lang.xah-langkah sebagai berikut; menentukan nilai kesetimbangan, menentukan komposisi komponen tiap tahap, menentukan temperatur tiap tahap, kemudian menentukan laju aliran komponen. Variabel yang dicari dalam penelitian ini adalah menentukan distribusi komponen disetiap tahap dalam kolom distilasi. Untuk menghitung distribusi komponen tersebut digunakan cara perhitungan dengan menggunakan metoda Napthali-Sandholm. Metoda Naptahli-Sandholm ini memiliki keuntungan-keuntungan antara lain: 1. Volatilitas komponen tidak mempengaruhi konvergensi. Absorber, stripper, dan reboiler dapat dihitung dengan menggunakan algoritma yang sama untuk problem-problem distilasi dengan tidak mengalami modifikasi. 2. Metoda ini dapat menghitung keberadaan larutan nonideal dengan teliti dan sederhana. 3. Temperatur, laju dan komposisi komponen kunci, perbandingan refluks, recovery, maupun fungsi lain dari kondensor atau reboiler dapat ditentukan. 4. Efesiensi "Murphree Plate" digunakan dalam perhitungan penenelitian. 5. Jumlah umpan dan aliran tidak tebatas. 6. Metoda ini berdasarkan linearisasi sehingga kecepatan konvergensi dari larutan dapat diperkirakan.