// <![CDATA[PROSES DEKAFEINASI KOPIDENGAN MENGGUNAKAN CAMPURAN SOLVENT METILEN KLORIDA DAN ETIL ASETAT]]> Jono Suhartono, ST., MT., Ph.D Dosen Pembimbing 2 Leonita Agustina / 14-1999-007 Penulis Roki Christian HS / 14-1999-048 Penulis Maya Ramadianti Musadi, ST. MT. Dosen Pembimbing 1
Tanaman kopi merupakan tanaman komersil yang banyak terdapat di daerah tropis dan semi tropis, yang kemudian menyebar hampir ke seluruh dunia. Akibat dari penyebaran tersebut, tannman kopi menjadi beragam jenis sesuai dengan kondisi/iklim tempat tumbuhnya. Salah satu kumponen yang terdapat dalam buah kopi adalah kafein yang sangat dip~rlukan dalam industri farrnasi serta pangan sebagai zat aditif Pemisahan kafein dari kopi dilakukan dengan cara ekstraksi padat-cair dengan menggunakan alat sokhlet dan dengan pelarut metilen klurida dan etil asetat. Percobaan ini bertujuan untuk mendapatkan perolehan kafein maksimum dengan menggunakan vampuran antara kedua pelarut serta untuk mendapatkan kopi berkafein rendah yaitu dengan cara memvariasikan variabel -variabel, diantaranya adalah ukuran butiran dan perbandingan komposisi solvent. Berdasarkan percobaan diperoleh % perolehan kafein maksimum yaitu 39.97% pada ukuran butiran 20-30 mesh deng:m komposisi etil asetat 100%.