// <![CDATA[PENGENDALIAN PUTARAN MOTOR ARUS SEARAH BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C51]]> 0414085703 - Ir. Nasrun Hariyanto, M.T Dosen Pembimbing 1 ANDY ARLIAN/11-1996-003 Penulis Ir. Dharma Kusumah, MT. Dosen Pembimbing 2
Motor listrik arus searah telah banyak digunakan di industri-industri, mobil listrik, elevator pada pertokoan. Kendali motor arus searah diperlukan untuk mendapatkan kecepatan putaran tertentu. Salah satu kcndali peralatan elektrik dilakukan dengan memakai mikrokontroler. Pada tugas akhir ini telah dikembangkan suatu sistem pengendalian putaran motor arus searah yang direalisasikan dalam perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri dari sistem kendali utama AT89C51, sensor optocoupler, dan driver motor arus searah. Kendali utama yang dipakai adalah mikrokontoroler AT89C51 yang berfungsi sebagai pusat pengontrol otomatis dalam mengendalikan putaran motor arus searah. Perangkat sensor menggunakan optocottp!er yang dilengkapi dengan encoder untuk mengetahui perubahan kecepatan putaran motor melalui pulsa digital yang dikirimkan dari sensor. Sistem pengggerak motor menggunakan rangkaian transistor yang memberikan penguatan pulsa digital ke kanal gate di mosfet. Inp11t pulsa digital pada gate ini akan memfungsikan mosfet sebagai sakelar yang akan mencacah tegangan sumber ke motor. Perangkat lunak yang digunakan adalah bahasa assembly MCS-51 sebagai pemroses sistem pengendalian putaran untuk motor arus searah. Perangkat lunak pada mikrokontroler ini akan mengolah data yang akan diproses. Hasil pengolahan data berupa pulsa digital akan dikirim melalui port-port pada mikrokontroler. Pulsa digital ini akan memfungsikan rangkaian pengerak gate untuk menjalankan motor. Putaran yang dihasilkan olch motor akan dibandingkan dcngan data input putaran yang diinginkan. Kondisi perbandingan ini akan diproses kembali oleh mikrokontroler hingga tercapai putaran sesuai data input putaran yang diinginkan. Terealisasinya sistem kendali putaran motor arus searah ini mengharapkan level putaran motor sebanding dengan tegangan yang diberikan pada jangkar motor. Hasil dari pengujian didapat tegangan maksimum 7,4 volt menghasilkan putaran 3000 rpm dan tegangan minimum 0,6 volt menghasilkan putaran 300 rpm pada motor arus searah yang digunakan.