// <![CDATA[PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MESIN PENGERING BIJI KOPI DENGAN REFRIGERASI KOMPRESI UAP (DEHUMIDIFICATION - HEAT PUMP)]]> YUDHY OCVIORA/12-1999-109 Penulis DR. WILLY ADRIANSYAH, Ir.,MT. Dosen Pembimbing 1
Potensi sumber kekayaan alam Indonesia dari sektor pertanian sangat potensial untuk dikelola secara profesional, yaitu sektor perkebunan utamanya pada sektor perkebunan kopi. Sektor Perkebunan kopi merupakan komoditi terbesar di dunia setelab minyak bumi. Negara Indonesia merupakan salab satu negara produsen kopi di Asia. Petani yang secara kumulatif merupakan pemilik bampir 80% dari areal kebun kopi yang ada di Indonesia [Direktorat Perkebunan, 2000]. Di sisi lain petani belum mampu mengbasilkan biji kopi beras dengan mutu baik. Hal itu tercermin dari harga biji kopi yang relatif sangat rendah. Beberapa faktor penyebab adalah minimnya sarana pengolahan, lemahnya pengawasan mutu pada selurub tahapan proses pengolahan dan sistem tata niaga biji kopi rakyat yang tidak berorientasi pada mutu serta faktor cuaca yang juga turut berperan besar dalam menentukan kualitas biji kopi. Oleh karena itu, sebagai solusinya penulis mencoba membuat dan menguji mesin pengering biji kopi yang menggunakan sistem refrigerasi kompresi uap (dehumidification - heat pump). Laporan ini menyajikan proses pembuatan, perakitan dan pengujian mesin pengering biji kopi dengan menggunakan refrigerasi kompresi uap (dehumidification- heat pump). Dari data-data basil pengujian mesin pengering biji kopi, didapat basil sebagai berikut : Kadar air awal bij i kopi = 62,7 % Kadar air akhir biji kopi setelah pengeringan = 37,7% Temperatur pengeringan = 37,13 OC Kelembaban relatif (RH) = 12%