// <![CDATA[ANALISA UNJUK KERJA ACCUMULATOR PADA SISTEM HIDROLIK BAGIAN KANAN PESAWAT TERBANG N250-100 DI LABORATORIUM UJI SISTEM FLIGHT CONTROL, HYDRAULICS DAN LANDING GEAR]]> Ahmad Muhazir, Ir. MT. Dosen Pembimbing 1 TEGUH ADI SUMANTRI / 121999053 Penulis
Tingkat kebutuhan debit oli pada sistem hidrolik (low demand ratio) dalam sebuah pesawat terbang ditentukan oleh pilot. Gerakkan dari batang kemudi dideteksi oleh sistem elektrik maupun mekanik yang kemudian mengatur bukaan katup pada actuator (silinder hidrolik). Lalu Actuator menggerakkan flight control surface pada sayap (wing), flight control surface ini yang kemudian membelokkan aliran udara. Bila pilot menghendaki pesawat melakukan banyak maneuver dalam satu detik maka tingkat kebutuhan debit oli pada sistem hidrolik akan meningkat. Dalam keadaan flow demand ratio rendah, debit oli pada sistem hidrolik dapat ditangani oleh pompa EDP (Engine Driven Pump) dan ACMP (Alternating Current Pump). Untuk memenuhi kebutuhan debit oli yang lebih besar dari kemampuan pompa-pompa tersebut, sistem mengambilnya dari accumulator. Accumulator ini berfungsi untuk mengurangi kekurangan volume atau debit pada sistem hidrolik dalam jangka waktu tertentu. Ukuran volume accumulator ditentukan oleh karakteristik, liugkungan kerja, dan tingkat aktifitas sistem hidrolik. Pemilihan accumulator yang tepat dapat membantu mengurangi penggunaan daya penggerak pompa dan mengurangi resiko terjadinya crash pada pesawat terbang.