// <![CDATA[Pemodelan dan Simulasi Distilasi Multi Komponen Menggunakan Metoda Napthali-Sandholm Dengan Koreksi Simultan Newton-Raphson]]> Dina Maulana/14-940-14 Penulis Ir. Luther Marthen Luther Doko, M. T Dosen Pembimbing 1
Distilasi merupakan satu dari sekian banyak proses pemisahan campuran cair-cair yang paling banyak digunakan dan didasarkan pada titik didih komponen untuk menghasilkan produk yang lebih murni. Proses distilasi multi komponen sering digunakan dalam industri kimia, khususnya industri minyak bumi dan pencairan gas alam yang memerlukan proses pemisahan komponen. Salah satu metode untuk menentukan distribusi komponen dalam kolom distilasi adalah dengan menggunakan metode Naphtali Sandholm. Metoda ini didasarkan atas konsep neraca massa dan neraca energi, yang dikelompokkan berdasarkan tahap dan diselesaikan menggunakan tridiagonal matriks untuk setiap persamaan neraca massa berdasarkan koreksi dari metoda Newton Raphson . Penyelelesaian beberapa permasalahan dalam disain kolom distilasi multi komponen dapat diselesaikan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: Menentukan nilai kesetimbangan, menentukan komposisi komponen tiap tahap, menentukan temperatur tiap tahap , kemudian menentukan laju aliran komponen . Variabel yang dicari dalam penelitian ini adalah menentukan distribusi komponen disetiap tahap kolom distilasi . Untuk menghitung distribusi komponen tersebut digunakan cara perhitungan dengan menggunakan metoda Napthali-Sandholm. Metoda Napt hali-Sandholm ini memiliki keuntungan-keuntungan antara lain: Volatilitas komponen tidak mempengaruhi konvergensi. Absorber, striper dan reboiler dapat dihitung dengan menggunakan algoritma yang I sama untuk problem-problem distilasi dengan ti da k mengalami modifikasi. Metoda i ni dapat menghitung keberadaan larutan nonideal dengan teliti dan sederhana. Temperatur, laju dan komposisi komponen kunci, perbandingan refluks, recovery maupun f ungsi lain dari kondensor atau reboiler dapat ditentukan Jumlah umpan dan aliran tidak terbatas. Metode ini berdasarkan linearisasi sehingga kecepatan konvergensi dari setiap neraca dapat cepat terpenuhi Dalam penelitian ini, penentuan distribusi komponen dihitung menggunakan pemodelan matematika dan simulasi dengan bantuan komputer menggunakan bahasa pemograman Delphi, karena bahasa pemrograman Delphi merupakan salah satu bahasa pemrograman yang layak untuk menyelesaikan masalah keteknikkan serta merupakan bahasa pemograman yang terstruktur sehingga memudahkan dalam, pengecekkan data dengan jumlah yang sangat besar.