KARBURISASI DENGAN ARANG BATOK KELAPA PADA BAJA KARBON RENDAH UNTUK PAHAT BUBUT
Perkembangan teknologi saat ini semakin meningkat bersamaan dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk-produk terutama produk yang bersifat fisik. Diantaranya kebutuhan akan barang dengan dua sifat mekanik berbeda dalam satu komponen, salah satunya adalah pahat bubut. Dua sifat mekanik yang diperlukan dalam komponen tersebut adalah kekerasan dan ketangguhan. Kedua sifat diatas dapat diperoleh dengan proses karburisasi. Proses karburisasi merupakan proses pengerasan permukaan yang dilakukan dengan menambahkan kandungan karbon pada permukaan dengan cara mereaksikan baja dengan lingkungan yang memiliki konsentrasi karbon tinggi pada temperatur
austenit. Hasil yang diperoleh dari proses ini adalah komponen dengan kekerasan yang tinggi pada bagian permukaannya. Metode karburisasi yang penulis lakukan adalah metode karburisasi media padat (pack carburizing), Karburisasi dilakukan dalam dua temperatur berbeda yaitu 900°C dan 950°C dengan lama penahanan selama 2 jam, 2,5 jam,
dan 3 jam.
Tujuan dilakukan variasi temperatur dan waktu penahanan ini adalah untuk mencari kondisi perlakuan manakah yang dapat menghasilkan harga kekerasan paling mendekati kekerasan dari pahat HSS (High Speed Steel). Hasil dari penelitian ini adalah parbandingan harga kekerasan pahat hasil karburisasi dengan pahat HSS. Selain itu juga dilakukan pengujian untuk
mengetahui peningkatan kandungan karbon pada permukaan dan perubahan struktur mikro pada base metal.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2006).KARBURISASI DENGAN ARANG BATOK KELAPA PADA BAJA KARBON RENDAH UNTUK PAHAT BUBUT ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.KARBURISASI DENGAN ARANG BATOK KELAPA PADA BAJA KARBON RENDAH UNTUK PAHAT BUBUT ().Teknik Mesin:FTI,2006.Text
MLA Style
.KARBURISASI DENGAN ARANG BATOK KELAPA PADA BAJA KARBON RENDAH UNTUK PAHAT BUBUT ().Teknik Mesin:FTI,2006.Text
Turabian Style
.KARBURISASI DENGAN ARANG BATOK KELAPA PADA BAJA KARBON RENDAH UNTUK PAHAT BUBUT ().Teknik Mesin:FTI,2006.Text