// <![CDATA[PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SETRIKA UAP DENGAN SISTEM PEMANASAN MEMANFAATKAN PANAS UAP AIR]]> 0417037701 - Tri Sigit Purwanto, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 0427067202 - Yusril Irwan, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 Agus Supriyatno / 122000166 Penulis
Pada saat ini, di industri tekstil berskala besar maupun industri kecil bahkan di rumah tangga pun telah memanfaatkan setrika sebagai alat untuk merapikan kain. Semakin pentingnya peranan setrika di industri rumah tangga serta belum teratasinya permasalahan-permasalahan yang menyangkut ketidakrapian kain, menimbulkan berbagai pemikiran untuk mengembangkan setrika yang mampu merapikan kain dengan maksimal. Agar dapat merapikan kain dengan lebih mudah, maka dibutuhkan uap air yang mampu memperlancar proses penyetrikaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dirancang dan dibuat sebuah setrika uap dengan sistem pemanas terpisah yang menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat dengan barga yang terjangkau, dimana uap air dihasilkan dari pemanasan pada tungku air. Tungku pemanas ini dirancang berkapasitas 45 liter air. Hal ini didasari atas hasil dari survey lapangan bahwa kapasitas air dalam tungku pemanas yang umum digunakan pada proses penyetrikaan adalah kapasitas 45 liter. Pada tahap pengujian didapatkan massa uap yang diperlukan untuk melakukan proses penyetrikaan sebanyak 7,567.10.3 kg dengan waktu yang dibutuhkan selama 125 menit dan kalor yang dibutuhkan untuk melakukan proses penyetrikaan dengan tungku pemanas adalah 1388,65 Watt atau 1,38865 kW.