Detail Cantuman

PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MESIN PENGERING JAGUNG MEKANISME ROTARY DRYER MEMANFAATKAN PEMBAKARAN SEDERHANA (SMAWAR)

PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MESIN PENGERING JAGUNG MEKANISME ROTARY DRYER MEMANFAATKAN PEMBAKARAN SEDERHANA (SMAWAR)


Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian yang mempunyai potensi dan prospek yang baik, karena dapat digunakan sebagai bahan pangan, sayuran, pakan ternak, dan bahan baku industri. Pada saat ini arti penting komoditi jagung scmakin meningkat dengan meningkatnya pemanfaatan jagung sebagai pakan temak. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan dan mengembangkan produktivitas dan keefisienan dalam produksi jagung dengan membuat dan melakukan pengujian mesin pengering jagung dengan mekanisme rotary dryer. sehingga dalam hal ini para petani tidak mengalami kerugian dan dapat menghasilkan produktivitas jagung yang lebih baik.
Mesin pengering ini dirancang bekerja secara kontinyu, dimana biji jagung basah dimasukkan kedalam hopper yang menggunakan mekanisme penarikan dan pengoperan agar biji jagung tersebut masuk kedalam tabung (drum) yang berputar secara konstan. Proses pengeringan yang digunakan adalah dengan meniupkan udara panas oleh blower. Udara panas yang dihasilkan dari pembakaran sederhana (smawar), ditiupkan blower kedalam silinder berputar berisikan biji jagung yang akan dikeringkan. Tujuan perancang membuat tabung (drum) berputar pada sistem pengering ini adalah agar biji jagung basah yang dimasukkan dalam tabung dapat kering secara merata dan mempercepat proses pengeringan, sehingga waktu yang dihasilkan jauh lebih cepat dibandingkan proses pengeringan secara tradisional.
Pada laporan ini disajikan proses pembuatan dan hasil yang diperoleh dari pengujian mesin pengering jagung dengan mekanisme rotary dryer. Dari data-data hasil penelitian, penulis dapat mengetahui lamanya waktu tinggal jagung di dalam kabin pengering, serta kadar air jagung yang diperoleh, baik sebelum maupun sesudah pengujian. Dari basil penelitian ini, diperoleh jagung dengan kadar air awal 20.7 % yang dikeringkan pada temperatur 122°C memililki kadar air akhir sebesar 15.7 %, sedangkan bila dilakukan dua kali proses pengeringan pada temperatur dan jagung yang sama diperoleh jagung dengan kadar air akhir sebesar 12,9 % .


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang HARRYUS.YOHANES/12-2000-223 - Personal Name
Dr. Ir. Willy Adriansyah - Personal Name
No. Panggil 626MS/06
Subyek
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2006
Jurusan Teknik Mesin
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2006).PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MESIN PENGERING JAGUNG MEKANISME ROTARY DRYER MEMANFAATKAN PEMBAKARAN SEDERHANA (SMAWAR)().Teknik Mesin:FTI

.PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MESIN PENGERING JAGUNG MEKANISME ROTARY DRYER MEMANFAATKAN PEMBAKARAN SEDERHANA (SMAWAR)().Teknik Mesin:FTI,2006.Text

.PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MESIN PENGERING JAGUNG MEKANISME ROTARY DRYER MEMANFAATKAN PEMBAKARAN SEDERHANA (SMAWAR)().Teknik Mesin:FTI,2006.Text

.PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MESIN PENGERING JAGUNG MEKANISME ROTARY DRYER MEMANFAATKAN PEMBAKARAN SEDERHANA (SMAWAR)().Teknik Mesin:FTI,2006.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id