MODEL PENENTUAN HARGA DAN WAKTU PRODUKSI ORDER-BARU PADA PERUSAHAAN MAKE-TO-ORDER JOB SHOP DENGAN TEKNIK SISIPAN
Pada sistem manufaktur Make-To-Order (MTO) non-repetitif, terdapat tiga status order, yaitu order-konfirmasi, order-kontingensi dan order-baru. Order-konfirmasi adalah order yang sudah mendapat konfirmasi dari konsumen untuk dikerjakan sehingga akan atau sedang dikerjakan di lantai produksi. Order-kontingensi adalah order yang belum mendapat konfirmasi konsumen terhadap penawaran harga dan waktu produksi yang ditawarkan pihak perusahaan, sehingga masih menunggu persetujuan konsumen untuk pengerjaannya. Order-baru adalah order yang menunggu respon perusahaan untuk melakukan penawaran harga dan waktu produksi terbadap order tersebut. Pada perusahaan MTO non-repetitif, saat kedatangan order bersifat random dengan spesifikasi order yang berbeda satu dengan yang lain sehingga perencanaan kapasitas tidak dapat dilakukan sampai konsumen melakukan pemesanan. Hal tersebut mengakibatkan perusahaan MTO sering menghadapi kesulitan dalam menentukan harga dan waktu produksi untuk merespon setiap order yang masuk. Model-model penentuan harga dan waktu produksi order-baru pada pemsahaan Make-To-Order yang telah dibahas sebelumnya, yaitu: model Easton & Moodie (1999), Novriady et al. (2001), Aisyati & Toha (2002), Aisyati (2002), dan Luis et al. (2003). Penelitian-penelitian tersebut menawarkan waktu produksi order-baru dengan melakukan penjadwalan order-baru setelah order-kontingensi selesai dijadwalkan (perkiraan pesimistik), sehingga tidak mempertimbangkan adanya penyisipan order-baru terbadap jadwal order-kontingensi (perkiraan optimistik).
Penelitian ini bertujuan menghasilkan model penentuan harga dan waktu produksi order-baru pada pemsahaan MTO Job Shop dengan teknik sisipan. Penyisipan order-baru dilakukan terbadap idle time pada jadwal order-kontingensi dan tetap memperhatikan ketergantungan operasi, menggunakan algoritma Toba (1998). Penyisipan order-baru dilakukan agar diperoleh penawaran harga dan waktu produksi order-baru yang kompetitif. Algoritma Toba (1998) menggunakan tiga perkiraan, yaitu perkiraan pesimistik, menengah, dan optimistik. Perkiraan pesimistik merupakan cara memposisikan hasil perencanaan produksi pada saat akhir dari rencana beban pekerjaan yang sudah diterima di lantai produksi. Perkiraan menengah merupakan penggeseran hasil perencanaan penjadwalan produksi pada rencana beban lantai produksi sampai tidak terjadi pembahan perkiraan waktu produksi. Sedangkan perkiraan optimisitik merupakan cara menyisipkan hasil perencanaan penjadwalan produksi pada rencana beban kerja yang sudah diterima di lantai produksi. Tahap-tahap pengembangan model pada penelitian ini adalah: (1) penentuan interval harga dan waktu produksi order-baru setelah dilakukan penyisipan order-baru, (2) perhitungan probabilitas shop floor idle, (3) perhitungan probabilitas q unit waktu idle, (4) perhitungan probabilitas keterlambatan produk, (5) perhitungan ekspektasi keterlambatan produk, (6) perhitungan probabilitas penerimaan produk, (7) perhitungan penerimaan bersih perusahaan, (8) perhitungan ekspektasi penerimaan bersih dengan work content order-baru mempakan jumlah idle time yang terjadi di stasiun kerja tempat aktivitas perakitan produk akhir dilakukan ditambah dengan durasi aktivitas perakitan dan atau fabrikasi order-baru di stasiun kerja tersebut, dan (9) penentuan harga dan waktu produksi order-baru berdasarkan ekspektasi penerimaan bersih terbesar. Pengujian model dilakukan menggunakan lima data hipotetik dengan variasi jumlah stasiun kerja dan jumlah order-kontingensi. Berdasarkan basil pengujian dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya penyisipan order-baru terhadap order-kontingensi akan berpengaruh terhadap penawaran waktu produksi order-bam yang lebih kompetitif dibandingkan sebelum adanya proses penyisipan. Ekspektasi keterlambatan penyelesaian produk akan berbanding terbalik dengan probabilitas penerimaan produk. Sedangkan ekspektasi penerimaan bersih terbesar yang diperoleh akan semakin besar sesuai dengan harga produk yang ditawarkan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2004).MODEL PENENTUAN HARGA DAN WAKTU PRODUKSI ORDER-BARU PADA PERUSAHAAN MAKE-TO-ORDER JOB SHOP DENGAN TEKNIK SISIPAN ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.MODEL PENENTUAN HARGA DAN WAKTU PRODUKSI ORDER-BARU PADA PERUSAHAAN MAKE-TO-ORDER JOB SHOP DENGAN TEKNIK SISIPAN ().Teknik Industri:FTI,2004.Text
MLA Style
.MODEL PENENTUAN HARGA DAN WAKTU PRODUKSI ORDER-BARU PADA PERUSAHAAN MAKE-TO-ORDER JOB SHOP DENGAN TEKNIK SISIPAN ().Teknik Industri:FTI,2004.Text
Turabian Style
.MODEL PENENTUAN HARGA DAN WAKTU PRODUKSI ORDER-BARU PADA PERUSAHAAN MAKE-TO-ORDER JOB SHOP DENGAN TEKNIK SISIPAN ().Teknik Industri:FTI,2004.Text