// <![CDATA[UPAYA PENINGKATAN KEBERHASILAN INDUSTRI KECIL BATIK DIKOTA SOLO]]> 0422037203 - Sugih Arijanto ST.,M.M Dosen Pembimbing 2 0415016301 - Abu Bakar Ir.,MM. Dosen Pembimbing 1 NOVIANI SRI MARLIYAH / 131999107 Penulis
Salah satu industri kecil yang ada di kota Solo adalah industri batik. Industri ini perlu mendapatkan cukup perhatian dari pemerintah karena merupakan salah satu industri kecil andalan yang banyak menyerap tenaga kerja dan menunjang kebutuhan daerah. Pada dasarnya industri kecil batik memiliki potensi yang perlu dikembangkan, tetapi karena adanya masalah mendasar yang senantiasa dihadapi industri kecil, yang antara lain permodalan, pemasaran, teknologi keterampilan, manajemen tradisi dan fasilitas atau peralatan, maka belum dapat dikembangkan secara maksimal. Sedangkan tingkat pertumbuhan industri kecil batik pertahunnya sangat kecil, hal ini juga menggambarkan bahwa industri kecil batik memang belum dikembangkan secara maksimal. Berdasarkan hal tersebut penelitian tugas akhir ini akan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terdapat keberhasilan industri kecil dengan menggunakan analisis klaster dan analisis diskriminan kemudian memberikan usulan terhadap pihak industri kecil batik Solo tentang upaya-upaya yang harus dilakukan agar mampu bertahan sekaligus tumbuh menjadi industri kecil yang kuat. Sehingga dari basil penelitian tugas akhir ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak industri kecil batik dalam upaya peningkatan keberhasilan industri kecil batik. Pada penelitian tugas akhir ini menggunakan analisis klaster dan analisis diskriminan, dimana tujuan dari analisis klaster adalah membagi 30 perusahaan industri kecil kedalam beberapa kelompok berdasarkan karakteristik pengelompokan yang telah ditentukan. Sedangkan tujuan dari analisis diskriminan adalah menentukan variabel-variabel mana saja yang mempunyai kontribusi paling banyak terhadap keberhasilan dan perbedaan kelompok. Dari basil analisis klaster dapat dilihat ballwa dari 30 perusahaan industri kecil dibagi menjadi 3 kelompok dan dengan menggunakan analisis frekuensi dapat diketahui ciri-ciri karakteristik setiap kelompok. Sedangkan hasil dari analisis diskriminan dapat dilketahui faktor-faktor dominan yang mempengaruhi tingkat keberhasilan industri kecil yaitu fasilitas perizinan dari pemerintah dan instansi terkait, perencanaan dan pengendalian dalan aspek keuangan, metode kerja baru dalan kegiatan produksi, dan mutu produk. Setelah dapat mengidenti.fikasi faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan industri kecil batik kemudian memberikan usulan terhadap pihak industri kecil batik di Solo tentang upaya-upaya yang harus dilakukan agar mampu bertahan sekaligus tumbuh menjadi industri kecil yang kuat.