// <![CDATA[USULAN PENERAPAN ACTIVITY-BASED MANAGEMENT GUNA MEREDUKSI BIAYA PEMELIHARAAN PIPA DI PT. CALTEX PACIFIC INDONESIA]]> 0401066902 - Yuniar, S.T., M.T Penulis 0424116602 - Dwi Novirani ST., MT. Dosen Pembimbing 2 RENDY RALMOND/13-1998-172 Penulis
Penelitian ini berangkat dari suatu pennasalahan yang terjadi PT. Caltex Pacific Indonesia. Perusahaan yang bergerak dalam bidang eksplorasi minyak mentah ini dulunya mendapatkan subsidi dari perusahaan lain dalam menjalankan usuhanya Namun. karena adanya krisis moneter subsidi tersebut dicabut. Sehingga perusahaan ini perlu melakukan banyak perbaikan. di antaranya usaha untuk mengurangi biaya yang berkaitan dengan usahanya. Salah satu pengeluaran terbesar perusahaan terdapat pada biaya pemeliharaan. khususnya pemeliharaan pipa utama (Main Line) dari Duri ke Dumai untuk program pekerjaan Sleeving. Perhitungan biaya pemeliharaan perusahaan ini hanya menggunakan sistem biaya tradisional. Untuk mengatasi permasalahan diatas maka diperlukan suatu sistem manajemen berdasarkan aktivitas. Dimana manajemen berdasarkan aktivitas (Activity-Based Management) adalah suatu sistem manajemen baru dengan perhitungan biaya berdasarkan aktivitas (Activity Based-Costing) sebagai intinya. Sistem ini menghubungkan sumber daya yang dikonsumsi oleh aktivitas suatu perusahaan dan aktivitas yang dikonsumsi oleb produk atau pelanggan. Manajemen berdasarkan aktivitas menggunakan ABC untuk mengukur dan mengendalikan hubungan tersebut. Sistem yang dipergunakan ini mengatur dan mengevaluasi seluruh aktivitas perusahaan untuk dapat mereduksi biaya pemeliharaan (Maintenance) dengan cara menambah. atau mengurangi, mengubah frekuensi aktivitas dan memperbaiki kinerja dari setiap aktivitas. Setelah malakukan perumuskan masalah dan mengidentifikasi metoda analisis yang digunakan, langkah selanjutnya melakukan pengumpulan data aktivitas dan data biaya. Pengumpulan data aktivitas dilakukan mengacu pada Standar Operasi Prosedur (SOP) dan pengamatan langsung dari pekerjaan pemeliharaan. Dari SOP tersebut dilakukan analisis untuk mengidentifikasi aktivitas-aktivitas yang relevan untuk diperhitungkan biayanya. Sedangkan pengumpulan data biaya mengacu pada data yang terjadi pada juli 2002 pada pipa minyak Duri Dumai untuk program pemeliharaan pekerjaan Sleeving.. Langkab awal yang dilakukan dalam pengolahan data adalah menghitung total biaya pekerjaan pemeliharaan dengan menggunaknn metoda tradisional. Dengan metoda ini didapat total biaya pekerjaan Sleeving sebesar $712.57. Langkah berikutnya adalah perhitungan biaya pemeliharaan dengan metoda ABM. dengan metoda ini didapat total biaya pekerjaan Sleeving sebesar $647.56. Dari perbandingan hasil perhitungan biaya pemeliharaan dengan metoda tradisional dan metoda ABM terdapat pengurangan biaya dengan metoda ABM sebesar $65.0 I (9.12%)