<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="15517">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENENTUAN EFISIENSI PEMISAHAN ABU TERBANG BATUBARA DENGAN MENGGUNAKAN SIKLON JENIS ALIRAN UMPAN MASUK TANGENSIAL, ALIRAN KELUAR DEBU AXIAL DAN ALIRAN KELUAR GAS BERSIH AXIAL]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MONA HARNELIA/14-2001-063</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IRA ANISHOFTERA/14-2001-088</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Ronny Kurniawan, M. T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Kimia]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2005]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pada saat ini di Indonesia sebagian industri masih menggunakan batubara sebagai bahan bakar boiler. Batubara sebagai bahan bakar boiler menghasilkan limbah abu padat pada pembakarannya yaitu berupa abu dasar ( bottom ash ) dan abu terbang (fly ash ). Pada bottom ash abu dasarnya berupa fraksi yang kasar sedangkan fly ash berupa fraksi yang lebih halus yang berbentuk butiran, mudah terbang di udara dan bercampur dengan udara sehingga dapat menyebabkan tetjadinya polusi. Menyadari permasalahan di atas maka perlu dilakukan penanganan yang melibatkan suatu alat pemisah debu atau partikel padat, agar udara yang terkontaminasi oleh limbah abu ini dapat diminimalkan. Siklon merupakan salah satu alat pemisah debu yang diharapkan mampu memisahkan limbah abu terbang batubara (fly ash ) agar diperoleh udara yang bersih. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar efisiensi pemisahan fly ash dengan menggunakan siklon jenis aliran masuk tangensial, aliran keluar axial, aliran debu keluar axial dan mengetahui karakteristik hubungan antara efisiensi pemisahan dengan variabel yang divariasikan yaitu berupa laju alir udara dan konsentrasi umpan. Dari hasil percobaan yang menggunakan diameter siklon 20 em diperoleh semakin besar konsentrasi (0.02- 0.04 gr/cm3 ) dan laju alir umpan (138.2- 195.4 cm3/s) maka effisiensi pemisahan akan semakin besar dan nilai effisiensi pemisahan maksimum diperoleh pada saat laju alir 195.4 cm3/s dan konsentrasi 0.04 gr/cm3 dengan effisiensi pemisahan 89.7 %.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[206TK/05]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[206TK/05]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[206TK/05]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15833" url="" path="/142001063142001088_206TK.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BATUBARA DENGAN MENGGUNAKAN SIKLON JENIS ALIRAN UMPAN MASUK TANGENSIAL, ALIRAN KELUAR DEBU AXIAL DAN ALIRAN KELUAR GAS BERSIH AXIAL]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[15517]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-03 10:14:13]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-03 10:15:57]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>