// <![CDATA[PENENTUAN KONDISI OPERASI PEMBUATAN PRECIPITATED CALSIUM CARBONATE SECARA KONTINYU]]> Ir. Carlina D. Ariono, MT Dosen Pembimbing 1 Yan Irawan/14-1992-056 Penulis Ir. Maya R. Musadi, MT Dosen Pembimbing 2
Kebutuhan kapur ringan atau kalsiurn karbonat presipitasi (PCC) untuk keperluan industri di Indonesia saat ini cuk:up besar, import PCC dari tahun ke tahun terus meningkat. PCC digunakan berbagai industri , baik sebagai pengisi (filler), misalnya dalam pembuatan pasta gigi, barang plastik, pembuatan cat, dan sebagainya, maupun sebagai bahan pelapis (coating), misalnya dalam pembuatan kertas. Ada dua jenis kalsium karbonat, yaitu kalsiurn karbonat jenis ringan (light) dan jenis berat (heavy). Kalsium karbonat jenis ringan mempunyai bulk density sekitar 0~5 - 0,65 g/cm3 , sedangkanjenis berat mempunyai bulk density sekitar 1 - 7 1,2 g/cm3. PCC dibuat melalui proses hidratasi CaO dengan air (H20) dan karbonatasi Ca(OH)2 dengan gas C02. Pada proses kontinyu CaC03 yang diperoleh berupa bubur CaC03 dan setelah mengalami proses penyaringan dan pengeringan akan terbentuk butiran-butiran halus. Senyawa CaC03 dari proses ini dikenal dengan nama "Precipitated Calsium Carbonate" . Pada penelitian ini dilakukan variasi pada tangki karbonatasi, variasi yang dilakuk:an adalah j arak sparger terhadap permukaan fluida dan diameter lubang sparger. Hasil dari penelitian ini diperoleh laju produk yaitu 0.4848 g/s jika jarak sparger terhadap permuk:aan fluida sebesar 50 em dan diameter lubang sparger sebesar 1mm, pada tangki karbonatasi.