STRATEGI PEMASARAN PRODUK OBAT ANTI NYAMUK BAKAR BERDASARKAN PERSEPSI DAN PREFERENSI KONSUMEN ( Studi Kasus : Produk Obat Anti Nyamuk Dakar Merek Baygon )
Semakin banyaknya produk: obat anti nyamuk: bak:ar (coil) yang dihasilkan dan ditawarkan dengan berbagai merek dan jenis, mak:a persaingan bisnis diantara perusahaan obat anti nyamuk bak:ar (coil) ak:an menunjuk:kan tingkat persaingan yang cuk:up tinggi. Banyaknya produk yang ditawarkan dapat mendorong teijadi diskualifikasi produk yang dilakukan konsumen, sehingga dapat mempengaruhi produk obat anti nyamuk bakar merek Baygon yang akan mengalarni penurunan permintaan karena efek dari persaingan tersebut. Perusahaan Johnson Home Hygiene Products (PT. JHHP) yang merupakan produsen obat anti nyamuk bak:ar (coil) merek Baygon, sebaiknya mempunyai kemampuan untuk menerapkan strategi pemasaran. yang disesuaikan dengan persepsi dan preferensi konsumen. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengetahui segmen, target dan posisi produk obat anti nyamuk bakar sebagai dasar dari pengembangan strategi pemasaran yang sesuai dengan persepsi dan preferensi kosumen. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini antara lain; conjoint analysis,
multidimensional scaling, cluster analysis dan preference analysis. Dari penelitian yang
dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut; 1. Profil obat anti nyamuk bakar yang disukai konsumen, terdiri dari:
a. Ukuran coil jumbo
b. Durasi pembakaran > 8 jam
c. Jumlah coil setiap kemasan sebanyak 7 pasang.
2. Dari peta posisi objek penelitian berdasarkan persepsi konsumen, dapat diketahui bahwa produk Baygon merupakan produk yang memiliki perbedaan dengan Domestos Nomos, Tiga Roda dan Garuda dalam atribut yang ditampilkan.
3. Hasil pengelompokkan merek yang merupak:an pesaing langsung dari Baygon berdasarkan persepsi konsumen adalah merek Domestos Nomos dan Tiga Roda, sedangkan Garuda merupak:an pesaing cuk:up kuat karena memiliki beberapa atribut yang dimilikinya telah sesuai dengan preferensi konsumen.
4. Berdasarkan hasil analisis preferensi terhadap Baygon dan pesaingnya, dapat diperoleh arah vektor atribut yang telah digambarkan dalam peta posisi yang sama. Berdasarkan arah vektor tersebut Baygon merupakan merek yang disukai oleh konsumen karena beberapa atribut yang ditawarkan telah sesuai dengan prefrensi konsumen.
Berdasarkan hasil analisis pengembangan strategi pemasaran yang dilakukan untuk Baygon, perusahaan hanya perlu melakukan modifikasi produk pada jumlah coil, durasi pembakaran dan jumlah coil setiap kemasan. Sedangkan dari hasil penelitian ini untuk strategi mengenai persepsi dan preferensi dapat dilakukan sebagai evaluasi, memperbaiki dan mengembangkan kebijakan pemasaran Baygon.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2005).STRATEGI PEMASARAN PRODUK OBAT ANTI NYAMUK BAKAR BERDASARKAN PERSEPSI DAN PREFERENSI KONSUMEN ( Studi Kasus : Produk Obat Anti Nyamuk Dakar Merek Baygon ) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.STRATEGI PEMASARAN PRODUK OBAT ANTI NYAMUK BAKAR BERDASARKAN PERSEPSI DAN PREFERENSI KONSUMEN ( Studi Kasus : Produk Obat Anti Nyamuk Dakar Merek Baygon ) ().Teknik Industri:FTI,2005.Text
MLA Style
.STRATEGI PEMASARAN PRODUK OBAT ANTI NYAMUK BAKAR BERDASARKAN PERSEPSI DAN PREFERENSI KONSUMEN ( Studi Kasus : Produk Obat Anti Nyamuk Dakar Merek Baygon ) ().Teknik Industri:FTI,2005.Text
Turabian Style
.STRATEGI PEMASARAN PRODUK OBAT ANTI NYAMUK BAKAR BERDASARKAN PERSEPSI DAN PREFERENSI KONSUMEN ( Studi Kasus : Produk Obat Anti Nyamuk Dakar Merek Baygon ) ().Teknik Industri:FTI,2005.Text