// <![CDATA[STUDI KOMPARATIF WEIGHT TRANSFER ANTARA LOKOMOTIF Bo'Bo' E-10 DENGAN LOKOMOTIF B'B' 301]]> Prof. Ir. Partosiswojo Dosen Pembimbing 1 Pranowanjaya Pranoto/ 12-1997-033 Penulis
Lokomotif merupakan suatu kendaraan yang digunakan untuk menarik rangkaian kereta atau gerbong beserta muatan yang ada dibelakangnya. Untuk menarik rangkaian kereta yang dibelakangnya lokomotif memerlukan gaya tarik. Gaya tarik yang diperlukan untuk menarik rangkaian kereta hams sesuai dengan yang dibutuhkan oleh lokomotif tersebut. Gaya tarik tersebut bekerja di antara tapak roda dan permukaan atas kepala rel. gaya tarik tersebut dinamakan gaya tarik adhesi ( ZA). Kemudian gaya tarik adhesi digunakan untuk menarik rangkaian kereta melalui automatic coupler yang terdapat pada lokomotif, karena gaya tarik tersebut digunakan oleh automatic coupler mab namanya adalah gaya tarik automatic coupler ( ZL ). Be:sarnya gaya tarik adhesi tersebut bergantung pada beban gandar lokomotif, be baa gandar tersebut dihasilkan dari berat lokomotif ( wadh ) . Berat lokomotif menghasilkan Lehan gandar pada masing - masing gandmnya yang dapat mempengaruhi besarnya gaya tarik adhesi. Karena teijadi Weight Transfer pada lokomotif sehingga terjadi perubahan beban gandar. Perubahan beban gandar tersebut bisa bempa penambahan beban dan pengurangan beban. Hal ini mengakibatkan berubahnya nilai gaya tarik adhesi. Nilai gaya tarik adhesi tersebut dapat mengalami penambahan dan mengalarni pengurangan. Pada gaya tarik adhesi yang mengalami pengurangan akan mengakaibatkan slip pada roda, sehingga roda akan cepat aus. Untuk menghindari nilai gaya tarik yang mengalami pengurangan maka dibutuhkan suatu nilai koefisien adhesi ( J.!i ) yang sesuai dan menyebabkan nilai gaya tarik tersebut akan tetap seperti yang diinginkan meskipun mengalami Weight Transfer pada lokomotif.