PERUMUSAN STRA TEGI BISNIS PUSAKA JAYA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM)
Kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan menyebarnya virus flu burung (avian influenza) merupakan contoh perubahan lingkungan yang terjadi. Keadaan tersebut rangat berpengaruh pada kelangsungan hidup setiap industri yang salah satunya adalah usaha broker ayam hidup termasuk Pusaka Jaya. Pusaka Jaya harus mempertimbangkan keadaan lingkungan dan mengantisipasi keadaan di masa yang akan dating dengan membuat suatu strategi tertentu sehingga Pusaka Jaya dapat bertahan dari ancaman atau bisa mengambil peluang dari perubahan lingkungan yang teijadi. Sejak awal berdirinya sampai saat ini, Pusaka Jaya tidak merumuskan strateginya secara formal. Strategi yang dijalankan oleh Pusaka Jaya tidak mempertimbangkan perubahan-perubahan keadaan lingkungan eksternal dan internal yang teijadi. Tujuan penelitian ini secara umum untuk membantu perusahaan dalam merumuskan strategi yang sesuai dengan kondisi lingkungan eksternal dan internal perusahaan. Dengan strategi ini, diharapkan Pusaka Jaya dapat tetap bertahan dan bersaing dalam merebut pasar.
Perumusan strategi yang digunakan berdasarkan pada model Fred R.David. Model perumusan strategi bisnis ini terdiri dari 3 tahap yaitu tahap input, tahap pencocokan, dan tahap keputusan. Sebelum dilakukan tahapan-tahapan tersebut terlebih dahulu menentukan factor-faktor eksternal dan internal perusahaan yang berpengaruh sebagai analisis awal. Faktor-faktor eksternal yang berpengaruh terhadap perusahaan meliputi lingkungan umum dan lingkungan industri. Dari faktor-faktor eksternal tersebut kemudian ditentukan faktor yang menjadi peluang dan ancaman bagi perusahaan. Faktor-faktor internal perusahaan meliputi data fungsional perusahaan. Dari fak.tor-faktor internal tersebut diindentifikasikan kekuatan dan kelemahan perusahaan.
Peluang, ancaman, kekuatan dan kelemahan tersebut dijadikan masukan untuk penyusunan tahap input yang meliputi EFE matrix dan IFE matrix. Dari EFE matrix didapatkan jumlah nilai yang dibobot EFE sebesar 2,423 dan dari IFE matrix didapatkan jumlah nilai yang dibobot IFE sebesar 2,235. Setelah dilakukan tahap input, kemudian dilakukan tahap pencocokan yang meliputi IE matrix dan SWOT matrix. Jumlah nilai yang dibobot EFE dan IFE dijadikan input untuk pembuatan IE matrix. Berdasarkan IE matrix perusahaan berada pada sel 5 dan strategi umum yang dapat diterapkan adalah strategi market penetration dan strategi product development. Berikutnya dilakukan pembuatan SWOT matrix yang memunculkan strategi dengan mencocokkan kekuatan dan kelemahan dengan peluang dan ancaman. Dari SWOT matrix didapatkan 18 alternatif strategi yang dapat diimplementasikan. Seluruh strategi dari SWOT matrix tersebut disesuaikan dengan strategi-strategi yang muncul berdasarkan IE matrix. Berdasarkan uji kesesuaian didapatkan 12 alternatif strategi yang sesuai yang kemudian dilakukan penggabungan beberapa strategi yang saling mendukung sehingga didapatkan 7 alternatif strategi.
Altematif-alternatif strategi tersebut diuji ketepatannya dengan melihat empat aspek yaitu kesesuaian (consonance), konsistensi (consistency), keunggulan (advantage) dan kelayakan (feasibility). Dari uji ketepatan tersebut ketujuh strategi yang diusulkan dapat dilanjutkan ke tahap keputusan dengan menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) dengan menentukan daya tarik relatif dari berbagai alternatif strategi yang didasarkan sampai seberapa jauh faktor-faktor keberhasilan (keys sucess factor) eksternal dan internal d;manfaatkwi atau ditingkatkan. Hasil tal1ap keputuasan dengan QSPM didapatkan strategi yang diprioritaskan pertama untuk diterapkan atau diimplementasikan saat ini oleh Pusaka Jaya adalah strategi meningkatkan loyalitas konsumen dengan nilai total attractiveness score (TAS) terbesar yaitu 6,0845. Strategi meningkatkan loyalitas konsumen tersebut dapat dilakukan dengan cara meningkatkan kualitas ayam yang dijual dengan harga yang bersaing dan meningkatkan pelayanan yang baik dapat berupa pengantaran ayam yang tepat waktu dan sikap ramah tenaga kerja terhadap konsumen
Detail Information
Citation
APA Style
. (2005).PERUMUSAN STRA TEGI BISNIS PUSAKA JAYA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.PERUMUSAN STRA TEGI BISNIS PUSAKA JAYA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) ().Teknik Industri:FTI,2005.Text
MLA Style
.PERUMUSAN STRA TEGI BISNIS PUSAKA JAYA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) ().Teknik Industri:FTI,2005.Text
Turabian Style
.PERUMUSAN STRA TEGI BISNIS PUSAKA JAYA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) ().Teknik Industri:FTI,2005.Text