// <![CDATA[PENERAPAN MODEL OPTIMASI INTEGRAL SISTEM PERSEDIAAN RANTAI NILAI TIGA ESELON (STUDI KASUS di TABLOID MITRA BISNIS)]]> 0410057301 - Fifi Herni Mustofa, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 0425107701 - Hendro Prassetiyo, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 ARYSTA RESTl FIRDAUS/13-200-024 Penulis
PT. Pikiran Rakyat atau Grup Pikiran Rakyat adalah perusahaan yang bergerak di bidang percetakan dan penerbitan surat kabar, salah satu dari produknya yaitu Tabloid Mitra Bisnis. Tabloid Mitra Bisnis merupakan surat kabar mingguan yang terbit setiap hari Senin, dengan fokus berita tentang masalah bisnis dan usaha. Dalarn menjalankan usahanya Tabloid Mitra Bisnis menerapkan sistem rantai nilai tiga eselon. dengan eselon satu, yaitu PT. Granesia sebagai unit produksi, eselon dua, yaitu Depot Cikapundung sebagai salah satu depot. dan seton tiga, yaitu 23 pengecer. Salah satu permasalahan yang dialami oleh Tabloid Mitra Bisnis adalah belum adanya metode yang baku dalarn penentuan ukuran lot produksi optimal pada subsistem produksi, ukuran pemesanan pada depot dan pengecer, dan frekuensi pemesanan dari pengecer ke depot dan dari depot ke unit produksi pada subsistem produksi. Selama ini dalam menentukan keputusan tersebut perusahaan hanya menggunakan perkiraan berdasarkan pennintaan pada periode sebelumnya Hal tersebut mengakibatkan terjadinya kelebihan produk yang mengakibatkan perusahaan harus menjualnya dengan harga lebih murah dan juga terjadi kekurangan produk yang mengakibatkan lost sales. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut diperlukan metode yang melakukan koordinasi dan integrasi an tara subsi stem produksi dengan subsistem distribusi Bahagia [1999] mengembangkan model optimasi integral sistem rantai nilai tiga eselon, yang terdiri dari satu unit produksi, satu unit depot dan sejwnlah pengecer yang dipergunakan untuk menyalurkan produk dan melayani konsumen pada subsistem distribusi. Dalam penyelesaiannya, model ini menggunakan pendekatan sistemik terintegrasi dengan memandang subsistem produksi dan subsistem distribusi sebagi satu kesatuan. sehingga diharapkan dapat menghasilkan tingkat pelayanan memadai dan ongkos operasi yang dikeluarkan minimal. Hasil yang diperoleh berdasarkan penerapan model ini adalah sebagai berikut: a. Pada eselon unit produksi. waktu siklus tunggal sebesar 14 hari. berarti unit produksi harus berproduksi setiap waktu siklus dengan ukuran lot produksi sebesar 1694 eksemplar Tabloid Mitra Bisnis. b. Pada eselon depot, frekuensi pemesanan dari depot ke unit produksi selama waktu siklus tunggal adalah sebesar I kali, berarti selama waktu siklus pihak eselon depot harus melakukan satu kali pemesanan kepada pihak eselon unit produksi sejumlah ukuran lot pemesanan, yaitu sebesar 1694 eksemplar Tabloid Mitra Bisnis untuk setiap pemesanannya. c. Pada eselon pengecer, didapat hasil berupa ukuran kuantitas pemesanan pada pengecer dan frekuensi pemesanan dari setiap pengecer ke depot. Berikut merupakan rekapitulasi hasil perrhitungan pada eselon pengecer: