// <![CDATA[USAHA MENINGKATKAN COEFFICIENT OF PERFORMANCE (COP) MESIN REFRIGERASI C02 TRANSKRITIK DENGAN MENGGUNAKAN EVAPORATOR TIPE SHELL & PLATE]]> Dr. Willy Adriansyah, Ir. Dosen Pembimbing 1 RAHMAD ANDRIANSYAH/12-1999-062 Penulis Tri Sigit Purwanto, ST Dosen Pembimbing 2
Lebih dari 1 juta ton Chlorofluorocarbon (CFC) dan Hydrochlorofluorocarbon (HCFC) telah diproduksi per tahunnya (1980) dan meningkat 3 kalinya pada tahun I 992. Hal ini mengindikasikan bahwa man usia memerlukan refrigerasi dan pengkondisian udara dalam hidupnya. Semakin menipisnya lapisan ozon (03) dan meningkatnya pemanasan global akibat pemakaian refrigeran CFC dan HCFC, sehingga dibutuhkan refrigeran pengganti yang lebih ramah lingkungan. Salah satu refrigeran yang memenuhi kriteria tersebut adalah Karbon Dioksida (C02). Tetapi, karena masih kecilnya Coefficient of Performance (COP) yang dihasilkan mesin refrigerasi C02 transkritik ini, maka perlu dilakukan beberapa perbaikan dan penggantian komponen untuk meningkatkan COP sistem sehingga dapat dikomersilkan. Karena masih besarnya dimensi evaporator dan komponen lainnya membuat mesin refrigerasi C02 transkritik ini membutuhkan tempat yang luas dalam pemasangannya, dalam tugas akhir ini dibuat evaporator tipe shell & plate yang memiliki dimensi yang lebih kecil tetapi kinerjanya lebih baik daripada evaporator double pipe yang pernah dibuat di PP AU - IR ITB pada tahun 2003 yang lalu. Optimasi dari evaporator tipe shell & plate ini berada pada tekanan masuk kompresor (suction) 34 bar dan tekanan keluaran kompresor (discharge) 85 bar. COP berdasarkan daya listrik total yang dihasilkan mesin refrigerasi ini hanya dengan mengganti evaporator saja menjadi 2,52 atau naik sebesar 0,32 dibandingkan dengan menggunakan evaporator tipe double pipe yang hanya 2,2.