<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="15557">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENENTUAN BARGA POKOK PRODUKSI PRODUK SERAGAM KARATE DAN PENCAK SILAT MENGGUNAKAN METODA ACTIVITY-BASED COSTING (Studi Kasus di CV.Young Man's Sport, Bandung)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0422037203 - Sugih Arijanto ST.,M.M</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0415016301 - Abu Bakar Ir.,MM.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DEVIT/13-2001-035</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Industri]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2006]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dengan perkembangan dunia usaha yang semakin maju dengan tingkat persaingan yang bertambah berat mengharuskan kesadaran para pengusaha untuk bekerja lebih keras dalam menjalankan usahanya. Dalam persaingan dunia usaha tersebut harga produk menjadi salah satu faktor penting yang dipertimbangkan konsumen, sehingga bukan saja kualitas produk atau jasa yang menjadi bahan pertimbangan, tetapi harga yang bersaing akan menjadi penentu. Disinilah peran pengambil keputusan didalam menentukan strategi-strategi yang efektif dalam upaya untuk memenangkan persaingan.
Penjualan suatu produk atau jasa akan meningkat jika produk tersebut memiliki harga jual yang tepat dan realistis. Tetapi, untuk menetapkan harga yang pantas tersebut dibutuhkan suatu perhitungan yang adil terhadap biaya-biaya yang akan dibebankan dalam penentuan harga pokok produksi tersebut. Sehingga kemungkinan adanya under atau over costing dapat dikurangi.
Dalam penetapan harga pokok produksi dengan menggunakan system perhitungan saat ini, harga pokok produksi ditentukan dengan cara menjumlahkan biaya komersial dan pabrikasi kemudian membaginya dengan jwnlah produk yang dihasilkan, sehingga kemungkinan adanya under atau over costing sangat besar tetjadi. Dalam hal ini perusahaan menyamaratakan harga pokok produksi untuk kedua jenis produk yang dihasilkan tanpa melihat proses produksi dan aktivitas-aktivitas dari masing-masing produk serta mengakibatkan kesalahan pembebanan biaya. Dimana dalam pembebanan biaya mesin overdeck sebarusnya perusahaan tidak membebankan biaya tersebut secara merata pada kedua jenis produk, namun dibebankan sepenuhnya pada produk karate. Hal ini dilakukan mengingat yang men~gtmakan mesin tersebut hanya produk karate saja.
Metode activity-based Costing merupakan suatu metode perhitungan harga pokok produksi dengan dasar bahwa aktivitaslah yang menyebabkan biaya itu timbul, bukan produk, dan produklah yang mengkonsumsi aktivitas. Dalam sistem activitybased costing, biaya-biaya komersial dapat ditentukan melalui aktivitas yang dilaluinya, dan biaya-biaya untuk masing-masing aktivitas tersebut kemudian dibebankan ke produk atas dasar konsumsi masing-masing produk pada aktivitas. Pembebanan biaya pada mesin overdeck dilakukan atas dasar tingkat konsumsi aktivitas oleh produk karate pada fasilitas tersebut, dalam hal ini hanya produk seragam karate saja yang mengkonsumsinya untuk itu semua biaya sepenuhnya dibebankan pada produk seragam karate. Dengan demikian diharapkan metode activity-based costing akan mampu untuk mendapatkan solusi yang lebih baik dalam penentuan harga pokok produksi kedua jenis produk seragam tersebut.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[743TI/06]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[743TI/06]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[743TI/06]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15988" url="" path="/132001035_743TI-06.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENENTUAN BARGA POKOK PRODUKSI PRODUK SERAGAM KARATE DAN PENCAK SILAT MENGGUNAKAN METODA ACTIVITY-BASED COSTING (Studi Kasus di CV.Young Man's Sport, Bandung)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[15557]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-04 13:31:27]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-04 13:34:37]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>