DESIGN FOR MANUFACTURE UNTUK PRODUK SEPATU (STUDI KASUS DI PT EDWARD FORRER)
Tahap lanjut dari sebuah perancangan produk: sebelum dilempar ke pasar adalah realisasi produk. Realisasi produk tersebut dapat diwujudkan dengan membuat rancangan manufaktur (design for manufacture) yang sesuai dengan kebutuhan proses produk:si dari sebuah rancangan produk. Adhanita (2005) telah merancang sepatu kerja wanita untuk Edward Forrer, namun Edward Forrer belum memiliki lantai produksi khusus untuk: sepatu kerja wanita.
Saat ini, Edward Forrer melakukan sub kontrak untuk sepatu kerja wanita kepada PT X, namun untuk menjaga kualitas dan agar produk tidak mudah ditiru, Edward Forrer berencana untuk membuat lantai produksi sepatu kerja wanita. Penelitian ini membahas mengenai pembuatan layout lantai produksi yang disesuaikan dengan kapasitas pada Edward Forrer, yang diawali dengan pembuatan stasiun kerja dengan kriteria ergonomi khususnya anthropometri.
Dalam pembuatan stasiun kerja, dilakukan penelitian awal pada PT X. Penelitian awal ini dilakukan dengan menggunakan analisis RULA (Rapid Upper Limb assessment) pada masing- masing stasiun kerja. Melalui analisis RULA, diketahui bahwa ada 5 stasiun kerja yang memerlukan perancangan ulang. Stasiun kerja tersebut adalah meja untuk: proses pembersihan, meja untuk proses pengeleman. meja untuk proses penghalusan, meja ukur, dan meja untuk proses pengepakan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2006).DESIGN FOR MANUFACTURE UNTUK PRODUK SEPATU (STUDI KASUS DI PT EDWARD FORRER) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.DESIGN FOR MANUFACTURE UNTUK PRODUK SEPATU (STUDI KASUS DI PT EDWARD FORRER) ().Teknik Industri:FTI,2006.Text
MLA Style
.DESIGN FOR MANUFACTURE UNTUK PRODUK SEPATU (STUDI KASUS DI PT EDWARD FORRER) ().Teknik Industri:FTI,2006.Text
Turabian Style
.DESIGN FOR MANUFACTURE UNTUK PRODUK SEPATU (STUDI KASUS DI PT EDWARD FORRER) ().Teknik Industri:FTI,2006.Text