// <![CDATA["PENGGANTIAN FLUXING AGENT TIMBAL OKSIDA DENGAN FLUXING AGENT LAIN PADA PROSES PENGGLASURAN GENTENG JATIWANGI"]]> Ir. S. Juhanda, M.Eng. Dosen Pembimbing 1 EKA PURNAMA/14-1999-037 Penulis ADELINA E.L. GAOL/14-1999-063 Penulis 2 SARBINI, S.T. Dosen Pembimbing 2
Seiring dengan meningkatnya taraf hidup khususnya masyarakat perkotaan, genteng berglasur sekarang ini sudah banya digunakan oleh masyarakat karena genteng berglasur memiliki keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan genteng tanpa glasur, antara iain : dapat meningkatkan efek dekoratif, kualitas fungsional, ketahanan terhadap air dll. Glasur merupakan campuran dari glass formers sebagai pembentuk glass, stabilizers yang berfungsi untuk menaikkan viskositas dan memperluas rentang titik pelelehan, serta puxmg agent untuk menurunkan titik leleh senyawa g1asur. Bahan g1asur pada genteng umumnya mengandung tirnbal oksida (PbO) sebagai fLuxmg agent. Pada sisi lain, penggunaan PbO dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia dan lingkungan. PbO yang terlepas ke udara pada proses pembakaran dapat menimbulkan penyakit antara lain : infeksi saluran pemapasan atas, anemia, penurunan intelegensia, keracuran dll ketika terhirup oleh manusia. Ditinjau dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan PbO, maka perlu dicari a1ternatiflain pengganti PbO sebagai fluxing agent dengan tidak mengurangi Kualitas glasur yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan mencari bahan alternatif penganti PbO sebagai fluxing agent dengan sifat flux yang serupa atau lebih baik serta mempunyat harga terpasang sama atau lebih rendah dari PbO. Ruang lingkupnya mencakup didapatkannya formula glasur dengan bahan fluxmg agent non-PbO yang dapat dibakar pada suhu rendah antara 700 - 900°C. Variasi percobaan dilakukan dengan memvariasikan jenis fluxing agent bahan glasur yang dapat dibakar pada temperatur 900°C, memvariasikan temperatur pembakaran 700, 800, 900, dan 1000 C dengan menggunakan komposisi bahan glasur 71,13% fluxing agent, 12,05% stabilizers dan 15,82% glass formers serta memvartaslkan waktu pembakaran dengan menggunakan komposisi dan temperatur pembakaran selama 1, 2 dan 3 jam setelah dilakukan percobaan aengan vanast penggunaan fluxing agent dapat disimpulkan bahwa fluxing agent timbal oksida (PbO) dapat diganti aengan borax {Na2H 4u 7.IUH2U) pada suhu pembakaran 700 - 1000 C dan waktu pembakaran 1 - 3 jam, dan glasur yang dihasilkan jika dilihat secara visual ( daya kilap, permukaan yang halus, transparanst) cukup bagus, nilai viskositas dan densitas glasur dengan fluxing agent Pb2_0 5, yaitu 1,67 cP dan 1,9756 gr/ml dengan nilai COE sebesar ll,UU x IU-o vc · ttaaK Jaun berbeda dengan nilai viskositas dan densitas glasur dengan fluxing agent borax yaitu 1,58 cP dan 1 ,4ooj gr/ml dengan nilai COE sebesar 10,99 x 10-6 vc.