PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI BERDASARKAN STANDAR KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
PT. Kidang Kencana Sakti (PT. KKS) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa perbaikan dan rekondisi komponen gas turbine dan steam turbine. Kondisi lingkungan kerja pada saat ini dinilai kurang baik., seperti: tingkat kebisingan tinggi. ruangan workshop tidak permanent, pengalokasian fasilitas produksi tidak memperhatikan faktor keselamatan kerja, dan ruang workshop tidak memadai untuk ditempati 2 orang operator. Dengan kondisi seperti kegiatan di lantai produksi tidak dapat berjalan optimal dan rentan terhadap terjadinya kecelakaan kerja, sehingga PT. KKS berencana untuk mendirikan pabrik baru. Untuk mengurangi terjadinya resiko kecelakaan kerja diperlukan perancangan tata letak fasilitas produksi yang memperhatikan faktor kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Perancangan tata letak fasilitas produk:si yang ingin diterapakan oleh PT. Kidang Kencana Sakti (PT. KKS) pada pabrik baru adalah tata letak yang memberikan kemudahan, kese)amatan dan kenyamanan pada pekerjanya. Perancangan tata letak fasilitas produksi dilakukan pada bagian produksj dan bagian workshop. Kondisi lingkungan kerja yang aman dan nyaman dapat menciptakan kepuasan kerja yang dapat meningkatkan performance dari pekerja sehingga produktivitas pekerja dapat ditingkatkan. Untuk mendapatkan rancangan tata letak yang sesuai diperlukan tahapan-tahapan perancangan yang terstruktur dan penentuan perlengkapan K3 yang diperlukan lantai produksi. Tahapan perancangan tata letak fasilitas bagian produksi dan bagian workshop diawali dengan perhitungan kebutuhan luas lantai fasilitas produksi kemudian menyusun Activity Relationship Chart (ARC) dan skala prioritas. Penyusunan ARC berdasarkan hasil proses
identifikasi masalah K3 pada lantai produksi. Tahapan selanjutnya menyusun Activily Relationship Diagram (ARD) berdasarkan hasil dari skala pnoritas. Derajat kedekatan antar fasilitas hasil dari ARC dijadikan input penyusunan tata letak dengan mengunakan software BLOCPLAN. Hasil dari software BLOCPLAN berupa beberapa altematif Area Allocation D10gram (AAD) yang perlu disesuaikan dengan kondisi yang sebenamya di lantai produksi. Proses penyesuaian ini difokuskan pada penempatan gang (aisle) lalu lintas perpindahan material. Pada proses penyesuaian tata letak fasilitas dimasukan pula beberapa perlengkapan K3 hasil identifikasi masalah K3. Proses penyesuaian ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai rancangan tata letak yang diharapkan. Tata letak hasil proses automatic search software BLOCPLAN untuk bagian produksi dan bagian workshop memiliki nilai adjacency score (bobot kedekatan) dan R-Scores yang bervariasi. Tata letak yang dipilih adalab tata letak yang memiliki nilai adjacency score dan RScores tertinggi. yaitu layour6 unfuk bagian workshop dengan nilai adjacency score 0,83 dan RScore 0,82. Sedangakan untuk bagian workshop, layout yang dipilih adalah layout 5 dengan nilai adjacency score 0,94 dan nilai R-Scores 0,74. Pada proses penyesuaian tata letak fasilitas dimasukan pula beberapa perlengkapan K3, seperti; tabung pemadam api ringan. exhaust fan, fire alarm, emergency exit, dan kotak P3K.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2006).PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI BERDASARKAN STANDAR KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI BERDASARKAN STANDAR KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA ().Teknik Industri:FTI,2006.Text
MLA Style
.PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI BERDASARKAN STANDAR KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA ().Teknik Industri:FTI,2006.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI BERDASARKAN STANDAR KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA ().Teknik Industri:FTI,2006.Text