PENENTUAN KONDISI OPERASI PEMBUATAN "PRECIPITATED CALSIUM CARBONATE" SECARA KONTINYU
Kebutuhan kapur ringan atau kalsium karbonat presipitasi (PCC) untuk keperluan industri di Indonesia saat ini cukup besar, import PCC dari tahun ke tahun terns meningkat . PCC digunakan berbagai industri , baik sebagai pengisi (filler), misalnya dalam pembuatan pasta gigi, barang plastik, pembuatan cat, dan sebagainya, maupun sebagai bahan pelapis (coating), misalnya dalam pembuatan ketias.
Ada dua jenis kalsium karbonat, yaitu kalsium karbonat jenis ringan (light) dan jenis berat (heavy). Kalsium karbonat jenis ringan mempunyai bulk density sekitar 0,15 - 0,65 g/cm3, sedangkan jenis berat mempunyai bulk density sekitar 1 - 1,2 g/cm3.
PCC dibuat melalui proses hidratasi CaO dengan air (H20) dan karbonatasi Ca(OH2) dengan gas C02. Pada proses kontinyu CaC03 yang diperoleh berupa bubur CaC03 dan setelah mengalarni proses penyaringan dan pengeringan akan
terbentuk butiran-butiran halus. Senyawa CaC03 dari proses ini dikenal dengan nama "Precipitated Calsium Carbonate" . Pada penelitian ini dilakukan variasi pada tangki karbonatasi, variasi yang dilakukan adalah jarak sparger terhadap permukaan fluida dan diameter lubang sparger.
Hasil dari penelitian ini diperoleh laju produk yaitu 0.4848 g/s jika jarak sparger terhadap permukaan fluida sebesar 50 vm dan diameter lubang sparger sebesar 1mm, pada tangki karbonatasi.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2000).PENENTUAN KONDISI OPERASI PEMBUATAN "PRECIPITATED CALSIUM CARBONATE" SECARA KONTINYU ().:FTI
Chicago Style
.PENENTUAN KONDISI OPERASI PEMBUATAN "PRECIPITATED CALSIUM CARBONATE" SECARA KONTINYU ().:FTI,2000.Text
MLA Style
.PENENTUAN KONDISI OPERASI PEMBUATAN "PRECIPITATED CALSIUM CARBONATE" SECARA KONTINYU ().:FTI,2000.Text
Turabian Style
.PENENTUAN KONDISI OPERASI PEMBUATAN "PRECIPITATED CALSIUM CARBONATE" SECARA KONTINYU ().:FTI,2000.Text