RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN YANG TERINTEGRASI DENGAN RUTE TRANSPORTASI PADA SISTEM LOGISTIK SUB DOLOG WILAYAH VIII BANDUNG
Proses pemenuhan kebutuhan konsumen oleh perusahaan tidak akan lepas dari proses pengelolaan yang strategis terhadap pemindahan dan penyimpanan barang, proses ini sering disebut dengan istilah logistik. Permasalahan nyata yang kerap kali terjadi dalarn logistik adalah ketidakselarasan hubungan antar mata rantai dalam suatu rantai pasokan. Sub Dolog Wilayah vm Bandung merupakan pusat koordinasi logistik yang akan menyediakan bahan pangan untuk masyarakat Jawa Barat pada umumnya dan masyarakat kota Bandung pada khususnya. Saat ini Sub Dolog Wilayah vm Bandung mempunyai empat buah Gudang Bahan Baku, yaitu GBB Cimindi, GBB Citeureup dan GBB Sumedang dan GBB Gede Bage. Penelitian terfokus pada GBB Gede Bage yang selanjutnya akan disebut DW Gede Bage dan menjadi Eselon 2 pada penelitian ini. Sedangkan yang menjadi Eselon 1 atau eselon pusat logistik adalah Sub Dolog Wilayah VID Bandung dan 12 Mitra Kerjfl. Permasalahan yang terjadi pada Sub Dolog Wilayah VIll Bandung adalah bel urn ditetapkannya jumlah persediaan dan pemesanan yang optimal untuk memenuhi permintaan yang ada dari konsumen dan sistem pendistribusian beras yang kurang efisien.
Dengan adanya permasalahan mengenai persediaan dan pennasalahan transportasi yang dihadapi oleh Sub Dolog Wilayah V1ll Bandung, perlu adanya penanganan sistem logistik dan sistem pendistribusian yang baik dengan harapan meningkatkan mutu pelayanan kepada konsumen dalam jumlah, tempat dan waktu yang tepat dengan total ongkos yang minimum. Salah satu metode yang sesuai untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh Sub Dolog Wilayah VIll Bandung adalah Model Sistem Logistik Pedesaan (Rural Logistic System/RLS) yang dikembangkan oleh Babagia dan Sinaga (2001). Dari model Rural Logistic System akan dihasilkan variabel keputusan berupa ukuran pemesanan atau produksi optimal (Qo) dan titik pemesanan/produksi kembali (R.,) pada Eselon ~ serra ukuran pemesanan optimal (Q1), titik pemesanan kembali (R1) , dan rute transportdpeogantaran produk ke titik-titik distribusi pada Eselon 2. Model ini menerapkan kebij&Jcan waktu siklus tunggal (1) yaitu dilakukannya pemesanan oleh seluruh eselon (Eselon 1dan Eselon 2) pada rentang waktu siklus yang telah ditetapkan.
Rancangan sistem pengendalian persediaan bahan baku menghasilkan jumlah pemesanan atau produksi optimal sebesar Qo= 323.324,62 kg dan titik pemesanan atau produksi, R.,= 201.930,56 kg dengan total biaya Rp 25.616.835,96/tahun pada Eselon.l. Pada Eselon 2 dihasilkan jumlah pemesanan sebesar Q1 = 323.324,62 kg, titik pemesanan kembali pada R1 = 172.274,30 kg. Frekuensi pemesanan Eselon 2 ke Eselon 1 selama waktu siklus T, N1 = 1 dengan total biaya Rp 64.039.370,99/tahun. Kebijakan transportasi berupa penentuan rute transportasi pengiriman produk dari Eselon 2 ke titik-titik distribusi menghasilkan 7 (tujuh) rute pengiriman. Rute pertama adalah DW Gede Bage - Kertasari - Solokan Jeruk -DW Gede Bage. Rute kedua adalah DW Gede Bage - Arjasari - Cilengkrang - Pameungpeuk - DW Gede Bage. Rute ketiga adalah DW Gede Bage - Dayeuhkolot -:- Pacet dan - DW Gede Bage. Rute keempat adalab DW Gede Bage - Bojongsoang - Majalaya - DW Gede Bage. Rute kelima adalah DW Gede Bage - Baleendah- DW Gede Bage. Rute keenam adalah DW Gede Bage- ffiUN- DW Gede Bage. Rute terakhir yaitu rute ketujuh adalah DW Gede Bage- Paseh- OW Gede Bage.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2006).RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN YANG TERINTEGRASI DENGAN RUTE TRANSPORTASI PADA SISTEM LOGISTIK SUB DOLOG WILAYAH VIII BANDUNG ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN YANG TERINTEGRASI DENGAN RUTE TRANSPORTASI PADA SISTEM LOGISTIK SUB DOLOG WILAYAH VIII BANDUNG ().Teknik Industri:FTI,2006.Text
MLA Style
.RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN YANG TERINTEGRASI DENGAN RUTE TRANSPORTASI PADA SISTEM LOGISTIK SUB DOLOG WILAYAH VIII BANDUNG ().Teknik Industri:FTI,2006.Text
Turabian Style
.RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN YANG TERINTEGRASI DENGAN RUTE TRANSPORTASI PADA SISTEM LOGISTIK SUB DOLOG WILAYAH VIII BANDUNG ().Teknik Industri:FTI,2006.Text