// <![CDATA[PERANCANGAN ALAT BANTU KOMUNIKASI UNTUK PENDERITA CEREBRAL PALSY DENGAN TEKNOLOGI LAYAR DUA ARAH YANG DIKONTROL MELALUI INPUT DEVICE BERUPA TOUCH PAD JARI]]> DIMAS ADITYA / 32.2002.105 / DP Penulis Drs. Andry Masri, M.Sn.
Tidak dapat dipungkiri bahwa komunikasi merupakan jembatan untuk saling berinteraksi dengan sesama. Komunikasi dapat tercipta dengan baik apabila dilakukan dengan searah, timbal balik komunikasi antar sesama yang seimbang dan dilakukan dengan sadar. Komunikasi yang merupakan anugerah dari tuhan menciptakan sebuah hubungan yang harmonis baik sesama manusia dengan manusia ataupun manusia dengan tuhan dan sebaliknya. Komunikasi dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, baik dengan cara berbicara, kontak fisik maupun dengan sebuah alat bantu. Komunikasi manusia dengan manusia tidak hanya untuk manusia yang sehat, komunikasi juga sangat dibutuhkan bagi manusia yang cacat (disable). Banyak alternatif cara berkomunikasi antar sesama manusia yang cacat fisik ataupun cacat sejak dia lahir. Contohnya komunikasi bagi mereka yang tidak bisa melihat / buta, dilakukan dengan teknologi bahasa dengan sebuah alat bantu yaitu Braille Script. Lain halnya dengan komunikasi antar penderita cacat Cerebral Palsy, mereka mengalami cacat sejak lahir dengan kekurangan saraf-saraf motorik yang tidak bekerja pada otot-otot vital tubuh. Alat bantu komunikasi sangat dibutuhkan bagi mereka yang cacat Cerebral Palsy seperti diatas. Alatat bantu yang dapat mereprentasikan apa yang ingin mereka beritahukan kepada sesama manusia, keluarga mereka, bahkan komunikasi dengan semua orang.