Detail Cantuman

PERANCANGAN, PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MODEL TANGKI PEMANAS AIR DENGAN MEMANFAATKAN PANAS DESUPERHEATING PADA SKU

PERANCANGAN, PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MODEL TANGKI PEMANAS AIR DENGAN MEMANFAATKAN PANAS DESUPERHEATING PADA SKU


Dibutuhkannya pendingin di daerah beriklim tropis telah banyak menyebabkan berkembangnya teknologi mengenai alat-alat pendingin, mulai dari modofikasi komponen sampai pada penemuan-penemuan barn dari refrigeran yang digunakan. Salah satunya terjadi pada Air Room Conditioner atau yang sering kita sebut dengan AC ruangan. AC ruangan pada umumnya menggunakan sistem kompresi uap atau SKU sebagai konsep rancangan, dimana pada sistem ini terdapat energi panas yang terbuang ke lingkungan. Namun dari berbagai literatur mengenai SKU dapat diketahui bahwa sebenamya energi panas yang terbuang ke lingkungan tersebut dapat dimanfaatkan, salah satunya memanaskan air. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa pemanas air yang ada di pasaran masih menggunakan sumber energi lain untuk menghasilkan energi panas. Oleh karena itu, dengan memodifikasi SKU ini berarti dapat secara langsung dilakukan dua proses yaitu memanfaatkan dan menghemat energi. Dari data-data yang didapat di pasaran tentang waktu pemanasan yang relatif lama karena volume air yang dipanaskan besar juga data referensi dari PT. Daikindo tentang pendingin ruangan yang menggunakan SKU maka dilakukan proses perancangan tangki pemanas air yang dapat memanfaatkan energi terbuang dari SKU dengan waktu pemanasan yang lebih cepat dengan cara membatasi volume air yang dipanaskan dengan menggunakan pelat pembatas. Tangki pemanas ini diletakkan di antara kompresor dan kondensor dimana pipa saluran refrigeran dari kompresor ke kondensor digunakan sebagai pemanas air dan sumber panasnya adalah proses desuperheating pada SKU. Untuk mengetahui bagaimana alat ini bekerja maka dibuat suatu model atau prototype dari tangki pemanas air dan kemudian dilakukan pengujian terhadap model tersebut. Pengujian yang dilakukan hanya pada tangki pemanasnya saja dengan berpedoman pada penggunaan pembatas yang dapat mempercepat waktu pemanasan, sedangkan pemanas yang digunakan pada model adalah pemanas listrik yang diletakkan di bawah pembatas atau dengan kata lain air yang dipanaskan hanya air yang berada di bawah pembatas saja. Oleh karena itu dibuat tiga variasi diameter pembatas dengan dua kali penambahan pada setiap pembatas, hal ini dimaksudkan agar dapat diketahui pengaruh massa pembatas dan spasi antara pembatas dengan dinding bagian dalam tangki terhadap waktu pemanasan, sedangkan data yang diambil adalah kenaikan temparatur air di bawah dan di atas pembatas pada setiap satu menit serta temperatur dan waktu yang ditempuh sampai pembatas terangkat akibat adanya perbedaan tekanan air di atas dan di bawah pembatas Data yang diperoleh dari pengujian kemudian diolah dan didapat karakteristik laju kenaikan temperatur pada setiap pembatas dan pada setiap penambahan beban. Dari hasil pengolahan data tersebut dapat diketahui bahwa dengan memperbesar spasi antara pembatas dengan dinding bagian dalam tangki maka laju pemanasan akan semakin lambat untuk mencapai temperatur tertentu, hal ini disebabkan karena terjadinya pencampuran antara air yang dipanaskan dengan air yang tidak dipanaskan melalui spasi antara pembatas dengan dinding bagian dalam tangki. Sedangkan penambahan beban yang dilakukan juga akan memperlambat waktu yang dibutuhkan pembatas untuk terangkat, karena dengan penambahan beban pada pembatas maka air di bawah pembatas akan membutuhkan gaya angkat yang lebih besar dari massa pembatas tersebut dimana gaya angkat ini dihasilkan dari beda tekanan yang terjadi karena proses pemanasan. Dengan kata lain akibat adanya pemanasan maka akan terjadi perbedaan temperatur antara air di bawah pembatas dengan air di atas pembatas, perbedaan temperatur ini akan mengakibatkan perbedaan tekanan yang dimanfaatkan untuk mengangkat pembatas yang berfungsi sebagai kontrol mekanik pada tangki pemanas air ini. Setelah semua konsep dilrumpulkan, barulah dirancang sebuah tangki pemanas air yang memanfaatkan panas dari proses desuperheating pada SKU dengan waktu pemanasan yang lebih cepat dengan cara membatasi volume air yang dipanaskan dengan menggunakan pembatas yang massa dan dimensioya telah disesuaikan.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Tjahyono Kurniawan/12-1997-015 - Personal Name
Dr. Willy A., Ir. - Personal Name
Kushendarto/12-1997-058 - Personal Name
No. Panggil 412MS/04
Subyek
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2004
Jurusan Teknik Mesin
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2004).PERANCANGAN, PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MODEL TANGKI PEMANAS AIR DENGAN MEMANFAATKAN PANAS DESUPERHEATING PADA SKU().Teknik Mesin:FTI

.PERANCANGAN, PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MODEL TANGKI PEMANAS AIR DENGAN MEMANFAATKAN PANAS DESUPERHEATING PADA SKU().Teknik Mesin:FTI,2004.Text

.PERANCANGAN, PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MODEL TANGKI PEMANAS AIR DENGAN MEMANFAATKAN PANAS DESUPERHEATING PADA SKU().Teknik Mesin:FTI,2004.Text

.PERANCANGAN, PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MODEL TANGKI PEMANAS AIR DENGAN MEMANFAATKAN PANAS DESUPERHEATING PADA SKU().Teknik Mesin:FTI,2004.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id