USULAN KEBIJAKAN PERAWATAN DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE PADA MESIN PRINTING THREE COLORS FLEXO
Dalam mempertahankan eksistensinya di dunia industri, perusahaan harus dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain. Untuk mencapai hal tersebut, tentunya tidak lepas dari hambatan yang mungkin terjadi. Maka dari itu diperlukan suatu cara yang dapat meminimasi hambatan tersebut, sehingga tujuan dari perusahaan dapat mencapai hasil yang optimal. Dewasa ini, banyak industri yang sudah menggunakan peralatan otomatis. Hal ini disebabkan oleh tuntutan zaman terhadap proses produksi yang cepat, tepat, dan berkualitas. PT. Purinusa Eka Persada merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang industri packaging. Dalam kegiatan produksinya salah satu yang menghambat adalah terjadinya kerusakan mesin yang mengakibatkan terhentinya kegiatan proses produksi. Seringnya terjadi breakdown dan tingginya frekuensi kerusakan, Hal tersebut mengindikasikan bahwa reliability dan availabilily mesin perlu ditingkatkan. Untuk rnengatasi hal tersebut diperlukan metoda kebijakan yang efektif dan efisien. Efektif berarti kebijakan perawatan yang dilakukan dapat mencegah dan mendeteksi kegagalan, sedangkan efisien berarti kebijakan perawatan yang dilakukan memiliki nilai ekonomis. Salah satu metoda yang dapat digunakan untuk menentukan kebijakan perawatan ada.Jah RCM (Reliability Centered Maintenance). RCM merupakan suatu metoda yang didasarkan pada kriteria operasional, ekonomi dan kearnanan yang digunakan untuk mengembangkan dan membuat altematif strategi perawatan. Dalam Tugas Akhir ini dkaji penerapan metode RCM untuk mengoptirnalkan perawatan preventive pada mesin printing three colors flexo pada departemen finishing. Hasil dari kebijakan RCM terdiri dari 4 task, yang diklasifikasikan berdasarkan waktu dan cara penangganan kerusakan komponen pada mesin. Hasil tersebut yaitu:
1. Time direcJed (TO) yaitu tindakan langsung terhadap kerusakan yang dilakukan berdasarkan waktu yang telah ditentukan (berkala). Diperoleh 23 task.
2. Condition Directed (CD) yaitu tindakan yang dilakukan dengan mendeteksi kegagalan atau gejala kerudakan dimana variabel waktu tidak diketahui secara tepat. Diperoleh 5 task.
3. Failure Finding (FF) merupakan suatu kegiatan perawatan pencegahan yang dilakukan dengan cara memeriksa fungsi yang tersembunyi (Hidden Function). Diperoleh 11 task 4. Run to failure (RTF) adalah suatu kegiatan untuk mengetahui kapan terjadinya kerusakan dengan cara dengan membiarkan suatu alat beroprasi sampai alat tersebut mengalami kerusakan. Diperoleh 8 task.
Dengan iliterapkan metode RCM ini diharapkan diperoleh kebijakan perawatan yang efektif dan efisien, dan untuk menjaga reliability dan availability mesin agara tetap baik, perbaikan kebijakan dilakukan secara berkala dengan memperhatikan kondisi suatu sistem.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).USULAN KEBIJAKAN PERAWATAN DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE PADA MESIN PRINTING THREE COLORS FLEXO ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN KEBIJAKAN PERAWATAN DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE PADA MESIN PRINTING THREE COLORS FLEXO ().Teknik Industri:FTI,2007.Text
MLA Style
.USULAN KEBIJAKAN PERAWATAN DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE PADA MESIN PRINTING THREE COLORS FLEXO ().Teknik Industri:FTI,2007.Text
Turabian Style
.USULAN KEBIJAKAN PERAWATAN DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE PADA MESIN PRINTING THREE COLORS FLEXO ().Teknik Industri:FTI,2007.Text