// <![CDATA[PEMBUATAN BAHAN BAKAR CAIR DARI LIMBAH BAN DALAM DENGAN PROSES PIROLISIS]]> Ronny Kurniawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Suparman Juhanda, Ir., M.Eng. Dosen Pembimbing 1 Moh Anwar Sanusi/14-2012-077 Penulis 2 Kartini Ratna AS/14-2012-037 Penulis
Kerusakan dan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah ban dalam semakin meningkat, sehingga diperlukan usaha untuk mengubah limbah ban dalam menjadi sesuatu yang lebih berguna. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengolah limbah ban dalam adalah pirolisis. Limbah ban dalam kendaraan bermotor terbuat dari karet sintetik yaitu butyl rubber. Pirolisis limbah ban berlangsung pada tekanan atmosferik menggunakan pemanas elektrik pada suhu 350-550°C, waktu pirolisis selama 30-150 menit, massa katalis sebanyak 1 0-30%wt, dan katalis yang diaktivasi basa (NaOH 0,7 N) serta diaktivasi asam (HCl 0,8 N). Pengamatan dilakukan untuk menentukan kondisi pirolisis terbaik (suhu, waktu pirolisis, massa katalis, dan jenis aktivasi katalis) berdasarkan karakteristik produk cair pirolisis. Produk cair yang dihasilkan pada setiap variasi kemudian dianalisis %yield, densitas, dan API Gravity, ketiga hasil analisis tersebut digunakan sebagai dasar penentuan kondisi terbaik pada proses pirolisis. Produk yang dihasilkan pada kondisi terbaik kemudian dianalisis viskositas, nilai kalor, dan komposisi senyawa hidrokarbonnya. Karakteristik produk cair hasil pirolisis kemudian dibandingkan dengan karakteristik standar bahan bakar fosil. Kondisi terbaik proses pirolisis diperoleh pada suhu 450°C, waktu pirolisis 90 menit, dan 15%wt katalis zeolit diaktivasi basa (NaOH 0,7 N). Produk cair pada kondisi terbaik memiliki densitas sebesar 808,60 kg/m3 , API Gravity 43,34, viskositas 0,23 eSt, nilai kalor 8.652 kal/g dan rentang rantai karbon C5-C10 dengan komposisi senyawa hidrokarbon terbesar adalah Limonene. Karakteristik produk cair hasil pirolisis ( densitas, API Gravity, viskositas, dan nilai kalor) mendekati karakteristik kerosene sedangkan kandungan senyawa hidrokarbonnya mendekati karakteristik gasoline.