// <![CDATA[INTEGRASI ISO 9001:]]> Arie Desrianty, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 lr. Yuniar, MT. Dosen Pembimbing 1 RANI ARIEFRlANI/13-2002-057 Penulis
Standar ISO 9001:2000 dan ISO 14001 :1996 memiliki teknik dan prinsip manajemen yang serupa. Mengimplementasikan ISO 900 I dan ISO 1400 I secara bersamaan mengakibatkan beberapa duplikasi l11gas manajemen (Zeng, Tian, dan Shi, 2005). Dua sistem dokumentasi yang terpisah diperlukan untuk memenuhi persyaratan yang melibatkan banyaknya dokwncn, prosedur tertulis, pemeriksaan, fonn kontrol, dan kertas kerja yang lain (Tse. 2001 dalam Zeng, Tian, dan Slli. 2005). Perusahaan yang mengimplernentasikan standar ISO 900 l:2000 dan ISO I 400 I : 1996 membutulkan kerja tambahan dan tantangan baru untuk mengimplernentasi dan menjalankan dua sistem yang terpisah. Integrated Management System (IMS) dcngan mcngkombinasikan standar ISO 900 1:2000 dan ISO 1400 1:1996 memberikan jalan yang efektif untuk menghadapi tantangan tersebut (Zeng. Tian dan Shi. 2005). PT. Coats Rejo Indonesia adalah suatu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang tekstil, khususnya produksi benang jahil. PT. Coats Rejo Indonesia. yang berlokasi di Bogor, merupakan perusahaan yang akan dijadikan sebagai objek penelitian untuk persiapru1 implementasi i megrasi ISO 900 1:2000 dan ISO 1400 l: 1996. Sejak tahun 2005 PT. Coats Rejo Indonesia tclah mengimplementasikan dan mendapatkan sertifikat ISO 9001:2000. Sedangkan untuk ISO 1400 1: 1996, PT. Coats Rejo Indonesia belum mclakukan sertifikasi. namun perusahaan telah memperhatikan dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini dibulikan dengan adanya departemen EHS (Enwronmental, Heallh, and Safety) yang mcnangani masalah lingkungan dan adanya sertifikat OEKOTEX yang menyatakan bahwa limbah yang dihasilkan oleh PT. Coats Rejo [ndoncsia telah bebas dari bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan. Kondisi pen1sahaan saat ini memungkinkan untuk melakukan integrasi. Proses integmsi dimulai dengan menuliskan elcmcn ISO 1400 l : 1996 ke dalam elemen ISO 900 1:2000 (Beecher dan Koch. 1997 dalam Zeng, Tian. dan Shi, 2005). Proses integrasi d.i lakukan bcrdasarkan persesuaian ISO 900 I :2000 dan ISO 1400 1ยท1996 (Anne.x B t-WO I: 19% dan Annex A. B ISO 900 I :2000 dalam Zeng, Tian, dan Slu. 2005). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan hasil perancangan check terintegrasi. wawancara berdasarkan checklist integrasi tersebut dan dokumentasi perusahaan. Untuk mengintegrasikan sistem manajemen mutu dan lingkungan terintegrasi. maka langkah-langkah yang perlu dilakukan sebagai tahapan persiapan integrasi manajemen mutu dan lingkungan adalah menumbuhkan komitmen yang kuat pada top managemenr. membentuk tim untuk persiapan penerapan sistem manajemen mutu dan lingkungan tcrinlegrasi, membuat perencanaan untuk persiapan penerapan sistem manjemen mutu dan lingkungan terintegrasi, melaksanakan gap analysis, mcmberikan pelatihan sistem manajcmcn mutu dan lingkungan terintegrasi untuk anggota tim, menunjuk Manager Representative (MR). membuat manual sistem manajemen mutu dan lingktm gan terintegrasi. melaksanakan pendokumentasian sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh sistem manajemen mutu dan lingkungan terintegrasi, membuat prosedur-prosedur terintegrasi yang diperlukan untuk kegiatan perusahaan menyelenggarakan pelatihan untuk karyawan mengenai sistem manajemen mutu dan lingkungan terintegrasi.