PERANCANGAN ZOO & WILDLIFE PARK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK
Masyarakat Indonesia memiliki minat yang tinggi pada kegiatan piknik dan bertamasya. Salah satu yang sering dikunjungi masyarakat adalah taman satwa atau kebun binatang yang merupakan salah satu taman tematik dengan banyak peminat. Hewan hidup berdampingan dengan manusia sampai saat ini. Banyak hewan endemik Pulau Jawa yang belum diketahui masyarakat Indonesia, maka dibutuhkan sarana taman satwa khusus dengan konsep yang sesuai dengan habitat aslinya. Hewan endemik merupakan hewan khas dari suatu pulau yang hanya hidup dan ditemukan di pulau tersebut. Hewan endemik pada taman ini meliputi mamalia besar, mamalia kecil, dan primata. Selain menghibur masyarakat, taman satwa yang dirancang dengan tepat juga membuat hewan yang terdapat di dalamnya merasa nyaman. Desain biofilik diterapkan pada bangunan dan kandang hewan karena arsitektur biofilik sangat erat kaitannya dengan alam. Pada taman satwa ini terdapat berbagai macam satwa endemik Pulau Jawa yang dilindungi sehingga taman ini juga berfungsi sebagai pusat konservasi dengan fasilitas yang sesuai dengan peraturan dan sebagai pusat informasi. Lokasi taman satwa berada di pusat Kota Bandung, tepatnya di Jl. Laswi No.23. Metode perancangan ini menggunakan metode kuantitatif. Taman ini dilengkapi dengan gedung edukasi yang memiliki berbagai sarana dan wahana modern serta banyak ruang terbuka hijau sehingga diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan dari Kota Bandung maupun luar kota.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).PERANCANGAN ZOO & WILDLIFE PARK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK ().Arsitektur:FAD
Chicago Style
.PERANCANGAN ZOO & WILDLIFE PARK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK ().Arsitektur:FAD,2023.Text
MLA Style
.PERANCANGAN ZOO & WILDLIFE PARK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK ().Arsitektur:FAD,2023.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN ZOO & WILDLIFE PARK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK ().Arsitektur:FAD,2023.Text