// <![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI PROTOTIP ALAT PENGUSIR HEWAN PENGERAT BERBASIS GELOMBANG ULTRASONIK:]]> Hayuni Ika Sudriyanti/11-1999-089 Penulis Prof. Dr. Soegijardjo Soegijoko Dosen Pembimbing 1
Tikus mernpakan hewan pengerat yang sangat meresahkan masyarakat karena dapat mernsak lahan pertanian dan menimbulkan penyakit. Pada tugas akhir ini, telah dilakukan perancangan dan realisasi suatu prototip alat pengusir hewan pengerat yang berfungsi untuk memancarkan gelombang ultrasonik dengan frekuensi 40 kHz - 55 kHz secara terns menerns tanpa mengganggu manusia dan hewan peliharaan. Dalam melaksanakan tugas akhir, penulis bekerjasama dengan Dwi Novita Wati (11-1999-012). Prototip alat terdiri atas rangkaian multivibrator astabil, rangkaian penguat dan transduser ultrasonik. Rangkaian multivibrator astabil dengan komponen utama timer 555 berfungsi untuk menghasilkan gelombang segi empat dengan duty cycle 50% dan frekuensi 40 kHz - 55 kHz secara terns menerns. Sinyal listrik yang dihasilkan dari rangkaian multivibrator astabil kemudian dikuatkan oleh rangkaian penguat transistor Darlington TlP 120 dengan konfigurasi common emitter. Sinyal listrik yang telah dikuatkan kemudian dikonversikan menjadi gelombang ultrasonik dengan frekuensi 40 kHz - 55 kHz secara terns menerns oleh transduser ultrasonik. Pada perancangan dan realisasi prototip alat ini, diperlukan transduser ultrasonik yang sesuai dengan spesifikasi tersebut, namun transduser ultrasonik yang tersedia di pasaran adalah 40 kHz, maka dalam realisasi prototip ini terpaksa digunakan transduser ultrasonik 40 kHz. Pengujian telah dilakukan pada rangkaian multivibrator astabil, rangkaian penguat dan transduser ultrasonik menggunakan osiloskop digita! ,jrequency counter dan multimeter digital untuk mendapatkan tegangan, frekuensi, perioda dan bentuk sinyal keluaran. Selain itu, dilakukan pengujian prototip alat dengan bantuan penerima ultrasonik 40 kHz yang tersedia di pasaran dan pengujian terhadap dua ekor tikus rnmah, yaitu tikus besar dan tikus kecil. Dari hasil pengujian dengan bantuan penerima ultrasonik 40 kHz didapatkan bahwa jarak jangkauan prototip alat adalah 9 m untuk frekuensi 40 kHz, 6 m untuk frekuensi 45 kHz serta 4 m untuk frekuensi 50 kHz dan 55 kHz. Hasil pengujian terhadap dua ekor tikus rnmah didapatkan bahwa respon yang terjadi pada tikus besar dapat diamati dengan jelas sampai jarak ::::; 4 m dan pada tikus kecil sampai jarak ::::; 5 m. Dari hasil - hasil pengujian yang telah dilakukan, dapat diambil beberapa kesimpulan, yaitu prototip alat telah dapat memancarkan gelombang ultrasonik dengan frekuensi 40 kHz - 55 kHz secara terns menerns, jarak jangkauan prototip alat adalah 4 m - 9 m dan respon yang terjadi pada tikus dapat diamati dengan jelas hingga jarak ::::; 4 m - 5 m.