// <![CDATA[Pemetaan Kawasan Banjir Berbasis-Objek Menggunakan Citra Landsat OLI dan Aster GDEM 2 WILAYAH STUDI:]]> 0407096502 - Dr. Dewi Kania Sari, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 0402038204 - Rika Hernawati, S.T M.T Dosen Pembimbing 2 Ahmad Fauzi / 23-2010-044 Penulis
Curah hujan yang terjadi di Indonesia cukup tingi sehingga rentan terhadap bencana banjir. Menurut Richards (1955), diacu dalam Suherlan (2001) banjir memiliki arti yaitu meluapnya air sungai disebabkan oleh debitnya yang melebihi daya tampung sungai pada keadaan curah hujan tinggi. Pada saat musim hujan tiba, banjir selalu terjadi di beberapa daerah Indonesia salah satunya di Daerah Bandung raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung barat dan Kabupaten Bandung, oleh karena itu diperlukan pemetaan banjir untuk mengatasi banjir yang terjadi di wilayah Bandung Raya. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah pengindraan jauh mengunakan citra satelit Lansat 8 OLI, ASTER GDEM 2 dan data pendukung berupa peta RBI. Setelah itu data di klasifikasikan berdasarkan metoda pohon keputusan yang dikembangkan Dao dan Liao untuk mendeteksi banjir yaitu NDWIpre ≥ -0.05, Band Red pre ≤0.35, NDWIpost ≥ 0.1, NDVIpost ≥ 0.1, NDWIdiff ≥ 0, NDVIdiff < 0, Band SWIR1post ≤ 0.10 dan, Ketingian ≤ 25. Setelah citra diklasifikasikan berikutnya adalah semua nilai-nilai tersebut di gabungkan berdasarkan metode Pohon Keputusan Dao dan Liao yang digunakan, sehingga dapat mendeteksi banjir yang tersebar diwilayah Kabupaten Bandung ketimbang daerah lainya dan menghasilkan peta banjir namun pada penelitian ini hasil yang didapatkan kurang sempurna dikarenakan pengambilan citra yang kurang tepat dan perbedaan kondisi tempat penelitian di bandung raya dengan penelitian sebelumnya. Kata kunci: Metode Pohon Keputusan, NDWI, NDVI.