// <![CDATA[PERANCANGAN WATERFALL AVIARY ECO PARK DENGAN PENDEKATAN EKOLOGI LANSKAP PADA LAHAN PT. KAI DI KOTA BANDUNG]]> Nur Laela Latifah, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 KANIA HASNA ZAIN/21-2019-018 Penulis
Indonesia dijuluki sebagai mega diversity country karena memiliki kekayaan biodiversitas (biological diversity/ biodiversity). Kurangnya pengetahuan terhadap lanskap dan bidiversitas mengakibatkan masyarakat awam akan lanskap yang berkaitan dengan konservasi biodiversitas. Keseimbangan ekologis antara lingkungan buatan dan lingkungan alami diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Dinamika perubahan lingkungan berkembang semakin cepat. Perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin cepat dan luas juga berkaitan erat dengan upaya pelestarian spesies burung serta habitat. Sudah banyak burung memiliki peran yang penting bagi keberlangsungan ekosistem alami wilayah perkotaan. Burung memiliki peran sebagai agen penyerbuk tumbuhan, pengendali hama serangga, dan penyebar benih. Selain itu, kehadiran burung di kawasan perkotaan merupakan salah satu indikator kualitas lingkungan yang baik. Dengan banyaknya pembangunan yang tidak memikirkan ruang terbuka hijau yang cukup, sangat berdampak terhadap ekosistem rantai makanan pada burung-burung yang ada Penebangan-penebangan pohon dan perburuan liar mengakibatkan burung-burung kehilangan habitat aslinya. Adanya aviary yang berada di tengah kota merupakan langkah awal untuk menikmati lingkungan yang baik di tengah kota, sekaligus sebagai wadah untuk edukasi mengenal keragaman burung di dalamnya. Bangunan berwawasan lingkungan yang sangat erat kaitannya dengan konsep arsitektur hijau yang tidak merusak lingkungan, adalah perwujudan dari desain ekologi arsitektur.