USULAN PERBAIKAN PRODUK DAN LAYANAN JASA FIXEDWIRELINE DENGAN MENGGUNAKAN METODA QUALITY FUNCTION DEVELOPMENT (QFD) (Studi Kasus di PT. TELKOM Bandung)
Fixedwireline merupakan telepon rumah dengan kabel yang dimiliki oleh PT TELKOM untuk penyediaan layanan jasa telekomunikasi sambungan lokal dan sambungan langsung jarak jauh. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, berkembang pula produk-produk yang mempunyai teknologi yang lebih baik dari teknologi sebelumnya dan dianggap dapat memenuhi tuntutan masyarakat. Dalam hal ini teknologi komunikasi juga mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dilihat dari munculnya produkproduk komunikasi seperti GSM (Global System Of Mobile) dan CDMA (Code Division Multiple Access) yang dimotori oleh berbagai provider. Menurut analisis yang dilakukan PT TELKOM terhadap potensi pasar tahun 2004 potensi pasar .fixedwireline mulai menurun hingga 4,3 % dan cenderung menurun untuk 2 tahtm kedepannya, hal ini disampaikan oleh Assisten Manager Sales Phone Wireline . Penurunan ini sebagian besar dikarenakan adanya teknologi yang mempunyai keunggulan yang lebih baik dari .fixedwireline, dalam hal ini CDMA yang berdampak akan menurunkan profit PT TELKOM, dan migrasi customer base PT TELKOM ke layanan subtitusi dan kompetitor.
Untuk itu PT TELKOM perlu meningkatkan kualitas laya.nan jasa fixedwirelinenya, dengan mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh konsumen saat ini, melalui pengembangan atribut-atribut yang dianggap penting oleh konsumen dalam suatu layanan. Peningkatan kualitas layanan jasa fixedwireline dapat dilakukan dengan membandingan objek penelitian dengan beberapa profider CDMA yaitu Flexi, Esia dan Fren pasca bayar. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner menggunakan teknik Pengambilan Sampel Wilayah yang dibagi sesuai wilayah pelayanan sentral otomat (STO) yang diberikan pihak perusahaan. Dilanjutkan dengan Teknik Sistematika Random Sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan usulan yang diharapkan mampu memberikan peningkatan kualitas layanan jasa fixedwireline. yakni dengan memanfaatkan konsep Bauran Pemasaran 7P dimana 7P tersebut terdiri dari Product, Price. Promotion, Place. people. process dan physical evidence, yang kemudian pada penelitian ini menghasilkan atributatribut .fixedwireline dan metode Quality Function Development (QFD) yang merupakan suatu metode perencanaan produk yang terstruktur dan juga merupakan suatu metode pengembangan yang memungkinkan tim pengembang suatu perusahaan untuk menjelaskan spesifikasi kebutuhan dan keinginan pelanggan sehingga kemudian mereka dapat mengevaluasi kelebihan dan kekurangan dari produk dan jasa yang ditawarkan (Cohen, 1995).
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).USULAN PERBAIKAN PRODUK DAN LAYANAN JASA FIXEDWIRELINE DENGAN MENGGUNAKAN METODA QUALITY FUNCTION DEVELOPMENT (QFD) (Studi Kasus di PT. TELKOM Bandung) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN PERBAIKAN PRODUK DAN LAYANAN JASA FIXEDWIRELINE DENGAN MENGGUNAKAN METODA QUALITY FUNCTION DEVELOPMENT (QFD) (Studi Kasus di PT. TELKOM Bandung) ().Teknik Industri:FTI,2007.Text
MLA Style
.USULAN PERBAIKAN PRODUK DAN LAYANAN JASA FIXEDWIRELINE DENGAN MENGGUNAKAN METODA QUALITY FUNCTION DEVELOPMENT (QFD) (Studi Kasus di PT. TELKOM Bandung) ().Teknik Industri:FTI,2007.Text
Turabian Style
.USULAN PERBAIKAN PRODUK DAN LAYANAN JASA FIXEDWIRELINE DENGAN MENGGUNAKAN METODA QUALITY FUNCTION DEVELOPMENT (QFD) (Studi Kasus di PT. TELKOM Bandung) ().Teknik Industri:FTI,2007.Text