PERANCANGAN TRADITIONAL CULTURAL PARK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOPHILIC DI JALAN LASWI KOTA BANDUNG
Bandung merupakan salah satu kota wisata yang ada di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan terus meningkatnya wisatawan yang datang ke Kota Bandung. Oleh karena itu membuat tempat wisata yang mengedepankan aspek lokalitas budaya bisa menjadi potensi untuk memelihara serta memperkenalkan budaya yang ada kepada masyarakat. Selain membuat tempat wisata yang mengedepankan aspek budaya diperlukan juga memasukan unsur alam kedalamnya. Dalam perancangan Arsitektur desain yang menghubungkan manusia dengan alam lingkungannya disebut biofilik. Hal ini menjadi dasar pada perancangan Traditional Cultural Park yang tidak hanya mengedepankan aspek budaya khususnya Jawa Barat tetapi juga dengan menghubungkan manusia sebagai pengguna dengan alam lingkungannya. Fasilitas yang ada pada Traditional Cultural Park ini juga mendukung pemeliharaan budaya seperti sanggar tari tradisional, sanggar musik tradisional, dan theater yang difungsikan sebagai tempat untuk memperkenalkan budaya khususnya yang ada di Jawa Barat. Tujuan dari perancangan taman hiburan tematik (theme park) ini adalah untuk mengembangkan sektor pariwisata serta memelihara dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebudayaan yang ada, karena pada dasarnya kebudayaan merupakan sebuah
warisan yang harus di jaga.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).PERANCANGAN TRADITIONAL CULTURAL PARK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOPHILIC DI JALAN LASWI KOTA BANDUNG ().Arsitektur:FAD
Chicago Style
.PERANCANGAN TRADITIONAL CULTURAL PARK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOPHILIC DI JALAN LASWI KOTA BANDUNG ().Arsitektur:FAD,2023.Text
MLA Style
.PERANCANGAN TRADITIONAL CULTURAL PARK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOPHILIC DI JALAN LASWI KOTA BANDUNG ().Arsitektur:FAD,2023.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN TRADITIONAL CULTURAL PARK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOPHILIC DI JALAN LASWI KOTA BANDUNG ().Arsitektur:FAD,2023.Text