// <![CDATA[KARAKTERISTIK SAMBUNGAN ADHESIVE SUBSTRAT POLIMER PADA TEMPERATUR 50°C, 60°C, DAN 70°C]]> Yusril Irwan, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 KARINA AMEIDA /12-2019-001 Penulis
Polimer secara bertahap mulai menggantikan bahan seperti kayu, besi, kertas, kain, kulit. Hal ini terlihat pada jenis produk plastik: sebagai bahan utama, mulai dari pesawat terbang, elektronik, dan kendaraan bermotor. Adhesive yaitu bahan untuk menggabungkan dua jenis material pada material yang sama atau material yang berbeda seperti merekatkan kayu, Iogam, keramik, plastik, tekstil, menggabungkan seperti yang diinginkan. Pada tugas akhir ini dilakukan analisa tentang sambungan single lap joint dengan variasi adhesive, adhesive yang digunakan yaitu epoxy dan acrylic, variasi temperatur pada 50°C, 60°C, 70°C. Hal ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kekuatan dari variasi adhesive dan temperatur pada sambungan single lap joint. Proses pembuatan dan pengujian untuk mendapatkan kekuatan dari spesimen single lap joint pada variasi adhesive, variasi temperatur. Dilakukan dengan dua metode pengujian yang dilakukan dari pemanasan yang dipanaskan dari temperatur 27°C hingga 50°C, 27°C hingga 60°C, dan 27°C hingga 70°C. Dan pengujian Jangsung dari temperatur 50°C, 60°C, dan 70°C. Dimana kekuatan adhesive lebih besar tetjadi pada sambungan single lap joint yang paling baik di adhesive jenis Acrylic pada pengujian yang langsung ditarik dengan pemanas temperatur 50°C, 60°C, dan 70°C.