// <![CDATA[RANCANG BANGUN MESIN EXTRUDER BIJI PLASTIK BERBAHAN KOMPOSIT KAPASITAS 5 KG/JAM]]> M. Pramuda Nugraha S., ST., MT. Dosen Pembimbing 2 0401098806 - Alfan Ekajati Latief, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 OKTAVIANUS DWI RIZKI FIRDAUS LALENOH / 122019148 Penulis
Komposit merupakan bahan penguat / pengikat yang memiliki banyak keuntungan diantaranya berat jenis yang rendah, tahan terhadap korosi dan harga yang relatif murah. Polipropilena high impact (PPHI) merupakan salah satu polimer yang umum digunakan dalam industri otomotif Indonesia. dimana PPHI dimanfaatkan sebagai bahan pengikat dan serat daun nanas berfungsi sebagai bahan penguat dengan berbagai fraksi volume, sedangkan untuk meshing optimal pengujian bending material komposit serat nanas dan PPHI di gunakan meshing 170 dan fraksi volume 20 %. Hal ini dibuktikan dengan kenaikan kekuatan bending sebesar 2 kali lipat dibandingkan mengunakan 100 % PPHI tanpa serat. Proses pembuatan biji plastik mengunakan mesin extruder yang mencampurkan PPHI dan serbuk daun nanas. Dimana proses pencampuranya menggunakan Single Screw yang berada di barrel dan di panaskan oleh heater lalu kemudian Screw mendorong material yang sudah tercampur menuju dies yang kemudian dikeluarkan seperti bentuk yang telah ditentukan. Dalam penelitian ini membuat mesin extruder biji plastik berbahan komposit berkapasitas 5kg/jam dengan komponen Single Screw, barrell, heater, dies hopper, motor listrik, Gearbox reducer dan mixing. Screw yang dinggunakan berdiameter 38 mm x 450 mm. dengan kecepatan Putar 75 rpm