// <![CDATA[STRATEGI PENINGKATAN BRAND EQUITY NINYUH COFFEE ROASTERY JATINANGOR]]> Ir. Yuniar, M.T. Dosen Pembimbing 1 IRA AGUSTINA / 132016064 Penulis
Ninyuh Coffee Roastery merupakan sebuah kedai kopi di Jatinangor yang telah berdiri dari tahun 2015. Semakin banyaknya kedai kopi di Jatinangor membuat persaingan bisnis antar kedai kopi menjadi semakin ketat. Untuk meningkatkan daya saing terhadap Ninyuh Coffee Roastery diperlukan sebuah strategi yang tepat. Untuk membuat strategi tersebut diperlukan pengukuran brand equity terlebih dahulu agar langkah yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Brand equity berguna untuk mengetahui sejauh mana merek Ninyuh Coffee Roastery berada dipasaran. Pengukuran brand equity menggunakan elemen brand awareness, perceived quality, brand association, dan brand loyalty. Penelitian dilakukan menggunakan kuesioner dengan 146 responden untuk brand awareness, dan 104 responden untuk perceived quality, brand association, dan brand loyalty. Setelah dilakukan pengolahan data pada brand awareness didapat persentase untuk top of mind adalah 21,99%, brand recall adalah 5,06%, brand recognition 60,46% dan unaware of brand adalah 12,49%. Pada perceived quality didapat nilai rata-rata kepentingan adalah 3,61 dan nilai rata-rata kepuasan adalah 3,55, serta terdapat dua atribut pada kuadran I importance perfomance matrix. Pada brand association terdapat 5 asosiasi yang terbentuk menurut pendapat responden. Sedangkan pada brand loyalty terdapat persentase comitted buyer 90%, likes the brand 90%, satisfied buyer 94%, habitual buyer 80%, dan switchers 94%. Usulan yang diberikan kepada Ninyuh Coffee Roastery berupa membuat beragam inovasi baru agar mereknya semakin dikenal oleh masyarakat sehingga meningkatkan brand equity.