// <![CDATA[PENENTUAN PRIORITAS SUPPLIER TEPUNG TERIGU MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (F-AHP) DI CV VANNISA BROWNIES]]> Drs. R. Hari Adianto, M.T. Dosen Pembimbing 1 SUCI ARIO KUSUMA PUTRI / 132016084 Penulis
CV Vannisa Brownies adalah salah satu toko kue brownies yang terkenal di Kota Bandung. Bahan baku yang paling utama dalam pembuatan brownies yaitu tepung terigu. CV Vannisa Brownies memiliki 7 supplier tepung terigu. Namun dari supplier-supplier tersebut, CV Vannisa belum menentukan kriteria pemilihan supplier. Pemilihan supplier dapat dikatakan sebagai permasalahan yang penting, karena menjadi poin penting dalam keberhasilan suatu produk dari perusahaan tersebut, juga harus selektif dalam memilihnya. Apalagi dengan permasalahan dari supplier yang ada antara lain pengadaan tepung terigu yang kurang, tingkat kualitas tepung yang biasa atau buruk, tepung dengan harga yang mahal, dan keterlambatan pengiriman menjadi masalah perusahaan dalam menentukan supplier. Pemilihan supplier yang rumit ini menjadi acuan untuk menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) agar memperoleh supplier yang terbaik untuk perusahaan dengan mempertimbangkan kriteria dalam pemilihan dan urutan prioritas supplier. Data yang dibutuhkan untuk penelitian ini adalah kuesioner pendahuluan dan kuesioner perbandingan berpasangan yang disebarkan kepada responden yang bersangkutan dalam pengambilan keputusan pemilihan supplier. Kriteria pemilihan supplier yang digunakan berjumlah lima yaitu kriteria kualitas, harga, pengiriman, jaminan dan kebijakan klaim, dan sistem komunikasi. Sub kriteria yang digunakan berjumlah empat belas sub kriteria. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh urutan supplier tepung terigu yaitu CV Aneka Jaya Sembako, CV Bineka Baru Jaya, CV Mitra Jaya Sembako, PT Gunung Sagu, PT Sumber Pangan Nusantara Industri, Wijaya Telur Purwakarta, dan Toko Buana Abadi.