Detail Cantuman

URUTAN PRIORITAS PERBAIKAN KEGAGALAN BEDASARKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE GREY

URUTAN PRIORITAS PERBAIKAN KEGAGALAN BEDASARKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE GREY


FMEA adalah teknik yang digunakan untuk meningkatkan keandalan dan keamanan suatu proses dengan cara mengidentifikasi potensi kegagalan atau disebut modus kegagalan pada proses tersebut. Setiap modus kegagalan akan dinilai menggunakan tiga parameter, yaitu keparahan (severity - S), kemungkinan terjadinya (occurrence - O), dan kemungkinan kegagalan deteksi (detectability - D). Ketiga parameter itu kemudian digabungkan, gabungan dari tiga parameter tersebut dikenal dengan Angka Prioritas Risiko (Risk Priority A Number - RPN) (Alijoyo dkk, 2020). Prioritas perbaikan produk menggunakan metoda FMEA dapat
menghasilkan nilai RPN yang sama dengan nilai S,O,D berbeda yang menyebabkan terjadinya kesulitan dalam menentukan urutan prioritas. Metode fuzzy grey menjadi metode pendekatan lain yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan penentuan urutan prioritas jika nilai RPN sama. Pada penelitian ini akan digunakan data hasil penelitian Putra (2010) yang menggunakan FMEA konvensional. Penggunaan metode grey dapat menentukan bobot yang berbeda untuk tiap faktor sehingga dapat mengatasi kelemahan metode FMEA
tradisional untuk menentukan prioritas resiko agar dapat dilakukan usulan perbaikan (Liu dkk, 2011). Perbedaan urutan prioritas perbaikan yang dihasilkan dengan metode FMEA konvensional sebanyak 21 peringkat, sedangkan menggunakan metode fuzzy grey bertambah menjadi 24 peringkat. Hal ini menandakan bahwa penggunaanFMEA fuzzy grey dapat memecahkan masalah FMEA konvensional. Maka dari itu metode grey dapat digunakan sebagai alternatif lain selain menggunakan FMEA fuzzy untuk memecahka masalah pada FMEA konvensional.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang SATYA ARGO BAGASKORO / 132019023 - Personal Name
Ir. Yuniar, M.T. - Personal Name
No. Panggil 3072TI/23
Subyek FMEA
RPN
Severity
Occurrence
detection
grey theo
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2023
Jurusan Teknik Industri
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2023).URUTAN PRIORITAS PERBAIKAN KEGAGALAN BEDASARKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE GREY().Teknik Industri:FTI

.URUTAN PRIORITAS PERBAIKAN KEGAGALAN BEDASARKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE GREY().Teknik Industri:FTI,2023.Text

.URUTAN PRIORITAS PERBAIKAN KEGAGALAN BEDASARKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE GREY().Teknik Industri:FTI,2023.Text

.URUTAN PRIORITAS PERBAIKAN KEGAGALAN BEDASARKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE GREY().Teknik Industri:FTI,2023.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id