// <![CDATA[PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MEMINIMASI WASTE PADA PROSES PRODUKSI TIN STABILIZER DI PT TIMAH INDUSTRI]]> FITRIANI PUTRI ZULKARNAIN / 132019149 Penulis Dwi Novirani S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1
Industri manufaktur mengadopsi prinsip dari Lean Manufacturing untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi, mengurangi biaya, dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sambil meminimalkan waste. Studi ini menggali konsep-konsep dasar Lean Manufacturing dan berbagai tools dan teknik yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeliminasi berbagai waste, seperti overproduction, defect, unnecessary inventory, unnecessary motion, transportaition, overprocessing, dan waiting. Dalam mengidentifikasi dan mengeliminasi waste, digunakan operation process chart, value stream mapping waste model assesment, VALSAT, dan 5 Why’s method. Berdasarkan hasil penelitian, waste dominan dalam proses produksi adalah defect, waiting, dan unnecessary inventory. Untuk menghilangkan waste, digunakan process activity mapping (PAM), salah satu mapping tools di VALSAT. Dari hasil analisis rekomendasi perbaikan, lead time berkurang selama 12 hari dan 1 jam. Dari analisis menggunakan PAM, terjadi pengurangan non value added (NVA) dari 75,3% menjadi 59,5%