URUTAN PRIORITAS PERBAIKAN KEGAGALAN BERDASARKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE GREY
Metode FMEA banyak digunakan di berbagai industri untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan mode kegagalan. Namun, pendekatan FMEA konvensional memiliki keterbatasan, yaitu terdapat nilai RPN sama untuk kombinasi faktor risiko yang berbeda maupun yang sama, sehingga sulit untuk menentukan urutan prioritas perbaikan yang tepat. Metode fuzzy grey adalah alternatif metode untuk mengatasi masalah ini. Metode ini adalah perkembangan dari FMEA konvensional dengan menggabungkan logika fuzzy dan grey untuk mengatasi ketidakpastian dan ambiguitas dalam data. Metode fuzzy grey dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah nilai RPN yang sama pada sebuah data yang telah diolah di metode FMEA. Hasil yang diperoleh yakni nila RPN yang sama dengan komposisi nilai factor
resiko yang berbeda telah terpecahkan, sehingga adanya peningkatan jumlah prioritas dengan urutan prioritas yang berbeda dengan menggunakan FMEA konvensional.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).URUTAN PRIORITAS PERBAIKAN KEGAGALAN BERDASARKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE GREY ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.URUTAN PRIORITAS PERBAIKAN KEGAGALAN BERDASARKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE GREY ().Teknik Industri:FTI,2023.Text
MLA Style
.URUTAN PRIORITAS PERBAIKAN KEGAGALAN BERDASARKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE GREY ().Teknik Industri:FTI,2023.Text
Turabian Style
.URUTAN PRIORITAS PERBAIKAN KEGAGALAN BERDASARKAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN METODE GREY ().Teknik Industri:FTI,2023.Text